Berita

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Budi Arie Lagi Tak Beruntung: Ditolak Gerindra, Dibuang Jokowi

MINGGU, 16 NOVEMBER 2025 | 06:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi dinilai tengah berada dalam fase politik yang tidak menguntungkan. 

Setelah tidak lagi berada dalam lingkar kekuasaan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), upayanya merapat ke partai-partai politik pun terlihat tersendat.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga mengatakan bahwa sikap Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menunjukkan minimnya ruang bagi Budi Arie untuk berlabuh.


“Kader Partai Gerindra banyak menolaknya, sementara PSI merasa tidak pernah menawarkan Budi Arie untuk menjadi kadernya,” ujar Jamiluddin kepada RMOL, Minggu 16 November 2025.

Menurut Jamiluddin, kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa figur dengan kecenderungan pragmatis seperti Budi Arie tidak lagi mudah melenggang masuk ke partai politik mana pun. 

Situasi politik yang terbuka membuat partai berhati-hati menerima sosok yang dianggap hanya singgah ketika membutuhkan posisi.

“Hal itu mengindikasikan orang pragmatis seperti Budi Arie tidak lagi leluasa dan mudah untuk seenaknya masuk ke partai politik,” pungkas Jamiluddin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya