Berita

Logo Gerindra. (Foto: RMOL)

Politik

Banyak Politisi Diprediksi Akan Lompat ke Gerindra

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 13:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Selamat Ginting menilai Partai Gerindra kini menjadi magnet baru bagi para politisi lintas partai. 

Ia memprediksi dalam waktu dekat akan banyak kader partai lain yang hijrah ke Gerindra karena melihat peluang kekuasaan yang semakin besar.

“Gerindra ini seperti gula-gula. Nanti akan terlihat banyak kader partai politik lain hengkang pindah ke Gerindra,” kata Selamat Ginting di kanal YouTube Abraham Samad, Rabu, 12 November 2025.


Menurut Ginting, elektabilitas Gerindra saat ini sudah melampaui 30 persen, sementara PDI Perjuangan yang sebelumnya berada di angka sekitar 20 persen disebutnya mengalami penurunan signifikan.

“Sekarang PDIP yang tadinya kira-kira 20 persen, menurut saya sudah berkurang banyak, bahkan mungkin tersisa 13 persen,” ujarnya.

Sebagai partai pemenang pemilu presiden dan kini penguasa pemerintahan, Gerindra dinilai menjadi magnet kekuasaan baru yang menarik berbagai kalangan politikus untuk mencari tempat aman dan relevansi baru dalam peta kekuasaan pasca-Jokowi. 

Namun, derasnya arus perpindahan ini juga menjadi ujian bagi Gerindra. Mampukah partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu menjaga soliditas internalnya sambil menampung gelombang pendatang baru yang datang dengan kepentingan masing-masing.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya