Berita

Potret kenangan Prabowo bersama Soeharto (Dokumentasi Instagram @Prabowo)

Politik

Prabowo Objektif soal Gelar Pahlawan Soeharto

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 15:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Mohammad Anas RA, menilai secara yuridis, Presiden ke-2 RI Soeharto dan tokoh lain yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, perdebatan publik yang muncul merupakan hal wajar, sebab setiap warga negara memiliki cara pandang dan pengalaman yang berbeda terhadap sejarah dan kebijakan masa lalu.

“Pro-kontra pasti ada, sebab indikator penilaian pemerintah dan masyarakat pasti berbeda. Itu dipengaruhi oleh informasi yang diterima setiap warga negara, baik yang dirasakan secara langsung maupun tidak langsung,” kata Anas kepada RMOL, Selasa, 11 November 2025.


Direktur Eksekutif FIXPOLL Indonesia itu mengibaratkan penilaian terhadap sosok pahlawan layaknya menimbang sisi baik dan buruk manusia. 

“Orang masuk surga belum tentu tidak pernah berbuat dosa, tapi oleh karena lebih banyak kebaikannya daripada kesalahannya,” ujarnya.

Meski demikian, Anas meyakini Presiden Prabowo Subianto tetap menilai secara objektif dan tidak terpengaruh oleh kedekatan historis dengan keluarga Cendana.

“Kita berharap Presiden Prabowo Subianto menilai sosok tokoh bangsa yang layak dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional bukan karena dirinya bagian dari keluarga HM Soeharto,” tegas Anas.

Penganugerahan gelar pahlawan hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat rekonsiliasi sejarah, bukan membuka kembali luka lama.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya