Berita

Politikus Partai Golkar Adies Kadir. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Kasus Salah Ngomong Tak Bisa Hentikan Jejak Kebaikan Adies Kadir di Dapil

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 15:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kesalahan berbicara (slip of tongue) Wakil Ketua DPR Adies Kadir tidak seharusnya menghapus jejak pengabdian politikus Partai Golkar itu terhadap rakyat Surabaya-Sidoarjo atau Dapil Jawa Timur I. 

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni mengatakan, publik harus menilai rekam jejak panjang Adies secara utuh, bukan hanya dari satu potongan peristiwa.

“Manusia tempatnya salah dan khilaf. Jangan sampai setitik nila merusak susu sebelanga," kata Fathoni dalam keterangannya, Jumat 24 Oktober 2025. 


Ia menjelaskan, selama menjadi wakil rakyat, Adies dikenal aktif memperjuangkan aspirasi warga. Salah satunya adalah keterlibatan langsung dalam penyelesaian konflik agraria antara warga dan PT Pertamina yang menyebabkan ribuan warga kehilangan hak atas tanahnya. 

“Beliau turun langsung mendengarkan keluhan warga dan menindaklanjuti ke Komisi II serta Komisi VI DPR RI,” kata Fathoni.

Selain itu, kata Fathoni, Adies Kadir juga dikenal memiliki aktivitas sosial yang berkelanjutan di dapilnya, antara lain rutin memberangkatkan warga untuk ziarah wali lima. 

“Kami ingin elite di Jakarta lebih dewasa. Jangan hukum kebaikan dengan opini sesaat. Rakyat sudah memberi amanat, biarlah rakyat pula yang menilai dalam pemilu,” pungkas Fathoni.  

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya