Berita

Gelar rekonstruksi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penganiayaan yang mengakibatkan adanya korban jiwa di Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Foto: Humas Polsek Kebon Jeruk)

Presisi

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Istri Potong Kelamin Suami Hingga Tewas

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 00:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, menggelar rekonstruksi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penganiayaan yang mengakibatkan adanya korban jiwa di Jalan Nuh RT 03/10, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

Tersangka HZ (33) nekat memotong alat vital milik suaminya NI (35) karena rasa cemburu dan dugaan perselingkuhan.

Adapun Rekonstruksi digelar di halaman Mapolsek Kebon Jeruk, dipimpin oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk serta disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), saksi-saksi, dan pemeran pengganti korban.


“Kami menerima laporan dari rumah sakit, kemudian tim melakukan pengecekan ke TKP dan menelusuri ke rumah sakit. Ternyata benar, korban sudah dalam perawatan dengan kondisi alat kelamin terputus,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Ganda Sibarani di Mapolsek Kebon Jeruk pada Selasa, 21 Oktober 2025.

“Dari keterangan pelaku, tindakannya dilatarbelakangi rasa cemburu setelah melihat isi pesan di ponsel korban yang diduga berhubungan dengan wanita lain,” lanjut AKP Ganda.

Dalam kegiatan rekonstruksi tersebut, tersangka memperagakan 25 adegan secara rinci kronologi peristiwa berdarah tersebut.

Adegan pertama memperlihatkan situasi ketika pasangan suami istri itu tengah berbaring di kamar tidur. Kemudian tersangka mengambil telepon genggam milik korban yang berada di meja kamar, membuka isi pesan, lalu menemukan percakapan yang memicu emosinya.

Setelah membaca pesan tersebut, tersangka pun kembali menaruh kembali ponsel ke meja dan berusaha membangunkan korban dengan maksud mengajak berhubungan intim. Sayangnya, korban menolak dan pergi ke kamar mandi.

Dalam kondisi emosi tidak terkendali, tersangka mengambil pisau cutter di dapur dan kembali ke kamar. Saat korban telah berbaring tanpa mengenakan celana, tersangka mendekati dan memotong bagian kemaluan korban menggunakan pisau cutter.

Korban yang terluka parah terbangun dan bertanya kepada pelaku, “Kenapa kamu potong?”, dan dijawab, “Karena kamu selingkuh, saya habis cek HP kamu.”

Korban dibawa RS Anggrek Mas, namun nahas, korban meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya.

Kini, tersangka dijerat dengan Pasal 44 ayat 2 UU RI No 23/2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 351 ayat 3 KUHPidana.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya