Berita

Pengadilan Negeri Tanjung Balai. (Foto: Istimewa)

Hukum

Bawas MA Periksa So Huan dan Julianty di PN Tanjung Balai

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 19:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tim Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung RI melakukan kunjungan ke Pengadilan Negeri Tanjung Balai untuk memeriksa So Huan terkait laporannya 5 Juni 2025 lalu.

Empat orang Tim Bawas Mahkamah Agung yang terdiri dari Hakim Tinggi dan Hakim Yustisia itu memeriksa So Huan dan istrinya Julianty, terkait dugaan kejanggalan dalam perkara perdata No.8/Pdt.G/2023/Pn Tjb. Suami istri itu diperiksa di ruang pertemuan Gedung PN Tanjung Balai selama dua jam lebih, pada Selasa 7 Oktober 2025.

So Huan mengaku telah memberikan semua keterangan yang diminta oleh Tim Hakim Bawas Mahkamah Agung. Di antaranya terkait kedekatan hubungan antara oknum Majelis Hakim dengan Penggugat, sejumlah bukti yang tidak berdasar, akte No 14 Tanggal 31 Januari 2022 yang ternyata fiktif dan adanya dugaan rekayasa gugatan yang diduga sengaja dibuat oleh oknum Hakim dan Penggugat dalam perkara perdata itu.


Lebih lanjut, So Huan mengatakan, ada beberapa nama yang dimintanya untuk turut diperiksa oleh Bawas. Mulai dari oknum Hakim, oknum Anggota DPRD Tanjung Balai yang diduga meminta ratusan juta rupiah saat proses sidang hingga notaris dan pihak terkait lainnya.

Selain itu, So Huan juga telah menerangkan adanya eksekusi objek perkara yang saat dilakukan, pemenang gugatan tak dapat menunjukkan alas hak atas lahan tersebut.

"Saya sudah berikan semua keterangan kepada Bawas, semua bukti pendukung juga telah saya serahkan," kata So Huan dalam keteranganya, dikutip Rabu 8 Oktober 2025.

Di sisi lain, So Huan juga telah membuat laporan ke beberapa lembaga tinggi negara, seperti Kejagung RI, KPK, Mahkamah Agung, Komisi Yudisial dan Komisi III DPR.

"Ini perlu dilakukan untuk membuka seluruh tabir kelam dunia peradilan di daerah," pungkas So Huan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya