Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: Instagram RMOL)

Politik

Warganet Lebih Percaya Purbaya Ketimbang Bahlil

SABTU, 04 OKTOBER 2025 | 06:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menilai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa keliru dalam membaca data subsidi energi mendapat sorotan warganet.

Dikutip dalam akun Instagram RMOL, Sabtu, 4 Oktober 2025, banyak warganet lebih mempercayai data dari Purbaya ketimbang Bahlil.

“Kami lebih percaya Purbaya dari pada Bahlil,” tulis pemilik akun @edy.kurniawan315.


“Sy sebagai rakyat,mendukung Purbaya,” timpal akun @asban_234.

“Lebih percaya Purbaya laaah....,” tegas akun @ifatoha7.

Ada juga warganet yang mengaitkan dengan ijazah Bahlil melawan segudang rekam jejak pendidikan Purbaya.

“ITB + Purdue University X Universitas Ruko + Ijazah nyolong ---> ya jelas lbh percaya Purbaya laaaa,” ujar akun @susilacahyono.

Tak sampai di situ, warganet juga mengharapkan agar Bahlil dipecat dari jabatannya sebagai Menteri ESDM.

“Kapan org ini diganti ya??????” tanya akun @mahendrajaya83.

Bahlil sebelumnya menanggapi ucapan Purbaya soal selisih harga keekonomian dengan harga subsidi, termasuk pada LPG 3 kg.

Bahlil menegaskan data subsidi masih difinalkan bersama BPS dan BPH Migas.

“Itu mungkin Menkeu salah baca data. Mungkin beliau belum dapat masukan yang tepat dari Dirjen maupun timnya,” kata Bahlil di Kantor BPH Migas, Kamis, 2 Oktober 2025.

Sedangkan Purbaya menyebut harga keekonomian LPG 3 kg mencapai Rp42.750 per tabung. Padahal, masyarakat hanya membayar Rp12.750. Artinya, ada selisih sekitar Rp30 ribu per tabung yang harus ditutup pemerintah.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya