Berita

BNI dan Kementerian PKP melakukan sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Sutera Hall, Mall of Alam Sutera, Banten. (Foto: Dokumentasi BNI)

Bisnis

BNI Sosialisasikan Kredit Program Perumahan di Banten Dukung 3 Juta Rumah

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 17:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan dukungan nyata terhadap target pemerintah dalam mewujudkan 3 juta rumah untuk rakyat.

Bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BNI telah menggelar sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Sutera Hall, Mall of Alam Sutera, Banten, Jumat, 26 September 2025.

“Dengan pola pembiayaan terintegrasi, kami berharap KPP dapat menciptakan ekosistem yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan serta terbukanya lapangan kerja baru dan peningkatan produktivitas UMKM,” kata Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, Minggu, 28 September 2025.


Melalui platform wondr by BNI, nasabah dapat mengakses pembiayaan, membayar cicilan, hingga memantau kebutuhan keuangan secara cepat, aman, dan efisien. Inisiatif BNI ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas, pengembangan infrastruktur, hilirisasi, hingga pemerataan ekonomi.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi kesigapan BNI dalam menghadirkan akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat.

KPP bisa dimanfaatkan berbagai pihak, mulai dari pengembang, kontraktor, hingga pelaku UMKM untuk pengadaan tanah, pembelian bahan bangunan, maupun pengadaan barang dan jasa.

Sementara bagi individu, fasilitas ini bisa digunakan untuk membeli, membangun, maupun merenovasi rumah, termasuk renovasi toko atau kios guna mendukung usaha.

“Ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan agar penyerapan anggaran termasuk KUR Perumahan semakin ditingkatkan menjelang akhir tahun,” tegas Maruarar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya