Berita

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Seskab Teddy: Prabowo Boyong Investasi Rp380 Triliun dari Lawatan Empat Negara

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 08:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto telah merampungkan rangkaian kunjungan luar negeri yang berlangsung sejak 19 September 2025. 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebut agenda utama lawatan tersebut adalah menghadiri Sidang Majelis Umum (SMU) ke-80 PBB di New York, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto sudah selesai melaksanakan rangkaian kunjungan luar negeri dalam utamanya adalah sidang umum PBB ke-80. Dan dalam 6 hari ini beliau mengunjungi 4 negara,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulis, seperti dikutip Minggu, 28 September 2025. 


Dikatakan Teddy kunjungan pertama Presiden dilakukan ke Jepang, di mana ia meninjau Paviliun Indonesia di Expo Osaka 2025. 

Merujuk pada laporan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Teddy menyebut ajang internasional di Jepang itu berhasil mencatat komitmen investasi senilai 23,8 miliar dolar AS atau setara Rp380 triliun.

Selanjutnya di Amerika Serikat, Prabowo mendapat kehormatan besar dengan menjadi pembicara ketiga dalam SMU PBB, setelah Presiden Brasil dan Presiden AS. Pidato Prabowo yang disampaikan di hadapan 193 negara anggota PBB, menurut Teddy, banyak menuai pujian.

“Berani, tegas, konkret. Ada Presiden Amerika Serikat Anda bisa lihat sendiri, kemudian PM Kanada, kemudian tadi Raja Belanda, kemudian tadi pagi juga Presiden Macron menelpon beliau langsung menyampaikan apresiasi dan kebanggaan beliau atas pidato Bapak Presiden,” tuturnya.

Selain menghadiri forum dunia, Presiden Prabowo juga bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. Pertemuan tersebut menegaskan dukungan FIFA terhadap pengembangan akademi sepak bola muda di Indonesia. 

“Dalam waktu dekat tanggal 9 dan 12 Oktober kalau tidak salah Timnas Indonesia akan tampil di kualifikasi keempat piala dunia. Tidak mudah tapi bukan mustahil untuk Indonesia lolos di piala dunia,” kata Teddy.

Lawatan berlanjut ke Kanada, di mana meski singkat, Prabowo disambut langsung oleh Gubernur Jenderal Mary Simon dan bertemu Perdana Menteri Mark Carney. 

Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan strategis berupa penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA).

“Intinya adalah 90,5 persen tarif barang-barang, produk-produk Indonesia akan dihapus oleh Kanada. Dan itu tentunya mendampak positif, sangat positif bagi perdagangan impor Indonesia,” jelas Teddy.

Perjalanan terakhir dilakukan ke Belanda. Dalam kunjungan resmi di Istana Huis ten Bosch, Prabowo diterima langsung oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima. 

Pertemuan tersebut menandai penguatan hubungan bilateral kedua negara, termasuk kesepakatan pengembalian sekitar 30 ribu artefak Jawa bersejarah, fosil, dan dokumen milik Indonesia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya