Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Tekno

Fitur Keamanan Instagram Dinilai Gagal Lindungi Remaja

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2025 | 12:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok advokasi keselamatan anak bersama peneliti dari Universitas Northeastern menilai banyak fitur keamanan media sosial tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dari 47 fitur yang diuji, hanya delapan yang benar-benar efektif, sementara sisanya cacat, dihentikan, atau tidak berguna.

Dikutip dari Reuters, Jumat 26 September 2025, salah satu masalah yang diangkat adalah fitur pemblokir istilah pencarian terkait tindakan menyakiti diri sendiri. Sistem ini dinilai mudah dilewati pengguna muda sehingga tujuan awalnya gagal tercapai.

Fitur filter pesan anti-perundungan juga terbukti tidak berjalan sebagaimana mestinya. “Filter tidak aktif bahkan ketika diminta dengan frasa melecehkan yang sama yang sebelumnya dipromosikan Meta dalam siaran pers,” tulis para peneliti.


Selain itu, fitur yang dirancang untuk mengalihkan remaja dari menonton konten berlebihan tentang menyakiti diri sendiri ternyata tidak pernah aktif. Hal ini menimbulkan kekhawatiran soal efektivitas perlindungan yang dijanjikan platform.

Laporan berjudul “Teen Accounts, Broken Promises” disusun oleh Molly Rose Foundation di Inggris dan Parents for Safe Online Spaces di AS. Kedua kelompok ini dibentuk oleh orang tua yang menuduh anak mereka meninggal akibat konten berbahaya di media sosial.

Meta membantah temuan tersebut. Perusahaan menegaskan terus memperbarui pendekatannya agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna muda dan orang tua.

“Laporan ini berulang kali salah mengartikan upaya kami untuk memberdayakan orang tua dan melindungi remaja,” kata juru bicara Meta, Andy Stone.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya