Berita

Ilustrasi (Foto: Inteligence Artificial)

Bisnis

Praktik Mafia Pangan Juga Terjadi di Internal Kementan

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2025 | 08:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Praktik mafia pangan masih banyak beredar di tengah masyarakat. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merasa prihatin, keberadaan mafia ini membuat keuntungan yang seharusnya dinikmati petani akhirnya justru dinikmati segelintir orang.

Bentuk dari praktik mafia pangan ini, salah satunya adalah peredaran pupuk palsu. Dimana, dari pupuk palsu ini, oknum mafia mengganti pupuk dengan tanah kemudian di jual ke petani.

Lalu manipulasi beras, di mana beras dengan kadar broken jauh di atas standar dikemas ulang dan dipasarkan sebagai beras premium. Kemudian ada mafia rafinasi gula, kata Mentan. Ini juga ikut memperburuk kondisi dengan menekan harga yang diterima petani.


Bentuk praktik ini adalah penipuan. Banyak pihak yang dirugikan. Mentan menyadari perlawanan terhadap mafia pangan tidak mudah. Ia pun berkomitmen untuk menutup ruang gerak praktik-praktik curang yang merugikan rakyat.

Mentan tak menutup mata bahwa praktik mafia pangan ini juga sudah terjadi di internal kementeriannya. Ada oknum yang meminta upah miliaran Rupiah dalam pencairan anggaran dengan nilai yang sangat tinggi.

“Di internal ada juga pelakunya, sudah kami pecat,” ungkap Amran, di Jakarta, dikutip Jumat 26 September 2025. 

Ia bertekad akan melakukan juga pembersihan dari dalam. Pembenahan internal menjadi syarat mutlak yang harus dilakukan agar pertanian Indonesia bisa bersih dari mafia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya