Berita

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Pidato Prabowo di PBB Tegaskan Kesiapan Indonesia jadi Climate Leader

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2025 | 14:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketegasan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato di Sidang Umum PBB soal kesiapan Indonesia menjadi climate leader dengan membangun kesadaran pemimpin dunia bahwa menghadapi dampak perubahan iklim tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, berbuah pujian.

Pujian itu salah satunya disampaikan Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. Dia menyambut positif pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB yang secara khusus menyampaikan mengenai perubahan iklim. 

"Pidato Presiden Prabowo di sidang umum PBB menjadi wake up call bagi pemimpin dunia untuk berkolaborasi mencegah dampak perubahan iklim dengan kolaborasi negara-negara dunia secara setara dan berkeadilan tanpa dominasi dari pihak manapun," kata Eddy kepada wartawan, Kamis 25 September 2025.


Eddy juga menyampaikan, Presiden Prabowo merespons secara langsung sikap Presiden AS Donald Trump dalam pidato sebelumnya yang justru menganggap climate change sebagai hoax.  

“Setelah Pidato Presiden Trump menyampaikan bahwa climate change sebagai scam, Presiden Prabowo langsung menyampaikan bahwa Indonesia sudah merasakan dampak langsung perubahan iklim seperti kenaikan permukaan laut di Jakarta,” kata Eddy. 

Dengan sikap berani itu, Wakil Ketua Umum PAN ini menyebut pidato Presiden Prabowo yang secara khusus bicara tentang kesadaran menghadapi perubahan iklim ini, menunjukkan kesiapan Indonesia menjadi climate leader. 

“Pesan yang sangat kuat dan tegas dari Presiden Prabowo adalah menghadapi perubahan iklim bukan dengan slogan tetapi langkah nyata. Bahkan Presiden menyampaikan akan berupaya mencapai target Net Zero Emissions lebih cepat dari yang ditargetkan pada 2060 mendatang,” tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya