Berita

Praktisi Hukum, Agus Widjajanto (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Prabowo Masih Terus Mencari Formasi Kabinet yang Tepat

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 14:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Langkah Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran Kabinet Merah Putih (KMP) dinilai bisa menyukseskan berbagai program pemerintah dalam empat tahun ke depan.

Praktisi Hukum Agus Widjajanto mengatakan utak atik kabinet untuk mencari formasi yang tepat, yang mungkin saja sebenarnya jauh ari keinginan Presiden Prabowo sendiri. 

"Mungkin Presiden Prabowo sedang mencari formasi kabinet yang tepat, dimana awal dibentuk Presiden harus mengakomodir berbagai pihak yang berkepentingan yang tentu jauh dari keinginan prabowo sendiri," kata Agus Widjajanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 22 September 2025.


Kandidat doktor Universitas Padjajaran itu pun menyarankan agar anggota kabinet fokus bekerja menyukseskan visi besar Prabowo Subianto dalam Asta Cita dan jangan mudah memberikan statemen yang menimbulkan pro kontra. 

"Jangan gampang membuat statemen ke publik dengan bahasa yang kadang disalahtafsirkan, lebih baik fokus bekerja dan tunjukkan kinerja yang baik demi kesejahteraan rakyat," jelas Agus.

Ia juga menyoroti gaya hidup para pejabat yang menurutnya harus diubah dan lebih fokus bekerja untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Menggenjot lapangan kerja sebanyak banyaknya, mengurangi belanja dari APBN yang tidak perlu, dan mengarahkan pada program swasembada pangan agar pangan sandang papan murah. Jika itu terwujud maka menuju Indonesia emas bukan lagi keniscayaan. 

"Perbaiki sistem yang ada, kembalikan lagi kedudukan dan fungsi MPR sebagai pelaksana kedaulatan rakyat agar ada GBHN jadi jelas dan terukur kemana bangsa ini menuju kedepan. Perbaiki juga penegakan hukum ciptakan kondisi penegakan hukum yang bersih adil dan transparan," sambungnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya