Berita

Ilustrasi

Bisnis

BNI Hadirkan Fitur Simponi di wondr by BNI Permudah Pengelolaan Dana Pensiun

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 20:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan fitur Simponi pada aplikasi wondr by BNI sebagai bagian dari transformasi digital dalam layanan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). 

Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengelola dan merencanakan dana pensiun dengan lebih mudah, informatif, dan aman.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan, hadirnya fitur Simponi dalam wondr by BNI merupakan respons terhadap meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mempersiapkan dana pensiun sejak dini.


"Kami ingin memastikan fitur DPLK BNI pada wondr by BNI dapat memberikan pengalaman yang lebih mudah, informatif, dan nyaman. Semua informasi tersedia hanya dalam beberapa klik, dengan jaminan keamanan data sesuai UU Perlindungan Data Pribadi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis 18 September 2025.

Fitur Simponi dirancang dengan tampilan segar dan interaktif, sehingga nasabah dapat memantau produk, layanan, hingga perkembangan dana pensiun mereka secara transparan dan akurat. 

Dengan pengalaman digital yang sederhana namun cerdas, BNI berupaya memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Sejak 3 September 2025, layanan DPLK BNI dapat diakses melalui wondr by BNI dan situs resmi newdplk.bni.co.id. Kehadiran fitur ini sekaligus menggantikan aplikasi Simponi Mobile Apps sebelumnya, dengan harapan memberikan kenyamanan optimal bagi pengguna.

"Lewat inovasi ini, kami berharap masyarakat semakin percaya diri dalam merencanakan masa depan finansial mereka. BNI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang tidak hanya modern, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tutup Okki.

Dengan langkah ini, BNI menegaskan perannya sebagai pelopor layanan keuangan digital yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern, sekaligus mendukung terciptanya masa depan finansial yang lebih terencana dan sejahtera.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya