Berita

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. (Foto: RMOLLampung/Faiza Ukhti)

Nusantara

Gubernur Lampung Minta Ekspor Batu Bara dari Pelabuhan Panjang Disetop

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 22:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi untuk menyetop ekspor batu bara melalui Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.

Permintaan itu disampaikan langsung kepada Menhub Dudy saat kunjungan kerja ke Jakarta, Rabu, 10 September 2025.

“Saat pertemuan dengan Pak Menteri, Kami meminta (setop ekspor) karena ini urusannya dengan truk-truk batu bara yang banyak sekali lewat," kata Gubernur Mirza dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Kamis, 11 September 2025.


Ia menegaskan, ekspor batu bara lewat Pelabuhan Panjang tidak memberi manfaat apapun bagi Lampung. Sebaliknya, truk-truk pengangkut batu bara justru merusak jalan di Provinsi Lampung.

“Truk batu bara seharusnya lewat jalan khusus. Jadi kami meminta kepada Menhub agar Panjang tidak lagi digunakan untuk ekspor batu bara yang pengirimannya memakai truk,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi saat ini sudah sangat merugikan daerah. Banyak truk pengangkut batu bara lalu lalang di jalan Lampung, menyebabkan kerusakan parah.

“Kita tidak dapat apa-apa dari batu bara. Lampung tidak ada pendapatan, yang ada jalan kita yang rusak. Kecuali Bukit Asam, karena sinergi dengan Pemprov Lampung. Tapi yang lain tidak,” tegasnya.

Mirza menjelaskan bahwa aktivitas PT Bukit Asam tidak menggunakan jalur Pelabuhan Panjang melainkan melalui Pelabuhan Tarahan. 

Sementara batu bara Bukit Asam diangkut dengan kereta Babaranjang, sehingga tidak membawa dampak perusakan jalan.  

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya