Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Pengamat Duga Menko Polkam Bakal Diisi Sosok Berlatar Belakang Militer

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto belum menunjuk pejabat definitif Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Pengamat menganalisa yang bakal ditunjuk sosok berlatar belakang militer.

"Saya kira posisi itu akan diisi oleh orang dengan latar belakang militer," ujar Founder Citra Institute Yusak Farchan saat berbincang dengan RMOL di Jakarta, Rabu, 10 September 2025.

Kandidat doktor politik Universitas Nasional (UNAS) ini memperkirakan momentum reshuffle bisa dimanfaatkan untuk menarik dukungan dari partai politik yang belum bergabung di koalisi pemerintahan Presiden Prabowo. Meskipun tidak menutup kemungkinan sosok Menko Polkam yang baru kembali disiapkan untuk PDIP.


Tapi Yusak juga mengingatkan jabatan Menko Polkam kemungkinan besar diisi sosok militer mengingat kecenderungan Presiden Prabowo yang lebih dekat dengan militer.

"Dengan posisi PDIP yang nanggung maka kalau pun pos Menko Polkam tetap diberikan kepada PDIP (tetap) akan dari militer," tuturnya.

Diketahui, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Menko Polkam ad interim menggantikan Budi Gunawan yang dicopot dalam reshuffle kabinet.

Penunjukan tertuang dalam surat yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada Sjafrie pada Senin 8 September 2025. Sehari setelah menerima penugasan Sjafrie langsung memimpin rapat perdana dengan jajaran pejabat utama Kemenko Polkam.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya