Berita

Ketua Umum IKA ISMEI, Bahtiar Sebayang. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Bisnis

IKA ISMEI Siap Berkontribusi untuk Ekonomi Indonesia

Sambut Positif Kebijakan Prabowo
RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 13:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ikatan Keluarga Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (IKA ISMEI) resmi terbentuk dan dikukuhkan untuk periode 2025–2030. 

Ketua Umum IKA ISMEI, Bahtiar Sebayang, menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini bukan sekadar simbol alumni, melainkan wadah kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi bangsa.

“Hari ini IKA ISMEI telah dikukuhkan dan dilantik. Kami merasa terhormat sekali, dan ini menjadi PR kami sebagai keluarga alumni senat mahasiswa ekonomi Indonesia. Kehadiran kami harus memberikan sumbangsih nyata terhadap kemajuan ekonomi di Indonesia,” ujar Bahtiar di Hotel Sultan Jakarta, Rabu, 10 September 2025. 


Mengangkat tema Indonesianomic dengan pijakan Pasal 33 UUD 1945, Bahtiar menyebut ada empat fokus utama yang akan digarap IKA ISMEI. Pertama, sektor energi dengan target mewujudkan swasembada. 
Kedua, sektor pangan agar Indonesia mampu mengurangi impor dan menjadi negara berdaulat pangan. Ketiga, bidang pendidikan yang menurutnya wajib dijamin negara agar seluruh anak bangsa memperoleh kesempatan yang sama. Terakhir, sektor UMKM yang dipandang sebagai pondasi perekonomian nasional.

“Kami menyambut positif apa yang dilakukan pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto dengan kucuran dana APBN sebesar Rp300 triliun di tahun 2025. Mudah-mudahan ini tersalurkan ke UMKM, sehingga ekonomi tumbuh, lapangan kerja tercipta, kontribusi pajak bertambah, dan ekonomi kita bergerak,” tegas Bahtiar.

Dalam kesempatan itu, Bahtiar juga menyinggung seyogyanya Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono melantik IKA ISMEI. Namun urung hadir karena ada konsolidasi usai reshuffle kabinet. 

“Kami sudah silaturahmi, dan beliau menyambut positif kehadiran kami. Harapannya, alokasi anggaran tiap kementerian bisa lebih terukur, produktif, dan memberi nilai tambah untuk Indonesia,” jelasnya.

Adapun susunan pengurus DPP IKA ISMEI periode 2025–2030, yakni Prof Didik Rachbini sebagai Ketua Dewan Pakar, Sultan Mulia Kusuma Nata Pakunegara dan Dicky A Padmadipoera sebagai Ketua Dewan Pembina, Tommy Rahaditia sebagai Ketua Dewan Penasehat, Bahtiar Sebayang sebagai Ketua Umum, Benni Irwanto sebagai Sekjen, Rizky Aditya Putra sebagai Bendahara Umum, serta Riko Wahyudi sebagai Ketua Panitia.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya