Berita

(Foto: Dok. MIND ID)

Bisnis

Local Heroes Jadi Ujung Tombak Peningkatan Ekonomi Daerah

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 21:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal melalui pendekatan Local Heroes dalam program Desa Impian. 

Model ini menjadi pondasi penting dalam memastikan manfaat jangka panjang, baik secara sosial maupun ekonomi, di wilayah operasional perseroan.

Kepala Divisi Sustainability PTBA, Dedy Saptaria Rosa, menegaskan bahwa Local Heroes bukan sekadar penerima bantuan, melainkan agen perubahan yang dibekali kemampuan teknis, keterampilan kewirausahaan, serta akses pasar melalui kelembagaan koperasi. 


“Local Heroes terbukti meningkatkan keberlanjutan program karena mampu mentransfer pengetahuan, membangun unit usaha lokal, dan menghubungkan komunitas ke rantai pasok yang lebih luas,” ujar Dedy dalam keterangan tertulis, Jumat 5 September 2025.

Para Local Heroes difasilitasi melalui pelatihan, pendampingan, dan kelembagaan koperasi agar dapat mandiri secara ekonomi. 

Perseroan pun melibatkan tokoh masyarakat dari beragam latar belakang, termasuk mantan pelaku Penambangan Tanpa Izin (PETI), Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta Ibu Rumah Tangga dari keluarga pra sejahtera yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Dedy menjelaskan, dampak program terlihat nyata. Sebelum intervensi, banyak lahan nonproduktif berpotensi menjadi lokasi tambang ilegal, sementara praktik agrikultur masih manual dan tidak efisien. 

Setelah program berjalan, lahan tersebut berubah menjadi pusat agrikultur terpadu berbasis eco-agrotomation, memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk irigasi, serta limbah belt conveyor sebagai infrastruktur pertanian. 

Transformasi ini meningkatkan produktivitas, menekan biaya, dan mengurangi tekanan terhadap praktik ilegal.

Hingga 2024, program Desa Impian telah menjangkau 80 penerima manfaat dengan omzet kolektif mencapai Rp3,05 miliar per tahun. 

Pendapatan rumah tangga meningkat menjadi Rp3–10 juta per bulan, sementara 50 mantan pelaku PETI berhasil beralih ke mata pencaharian legal. 

Program juga memanfaatkan 12,5 ton limbah belt conveyor pada 2024 dengan efisiensi biaya Rp70,7 juta, serta menerapkan PLTS yang menurunkan emisi karbon sebesar 2,28 ton CO? per tahun.

Adapun, kisah nyata juga hadir dari para Local Heroes. Andi Sofyan, misalnya, memimpin KTH Bina Jaya Lestari yang kini memasok bibit reklamasi dan sayuran organik; kas koperasi kelompoknya telah menopang kegiatan sosial desa. 

Sementara Fathul Huda mengembangkan paket ekowisata berbasis digital, meningkatkan kunjungan edukasi sekaligus membuka pendapatan baru bagi UMKM setempat.

PT Bukit Asam menegaskan komitmennya untuk memperluas cakupan Desa Impian, memperkuat kapabilitas Local Heroes, serta mengintegrasikan produk komunitas ke rantai nilai yang lebih luas. 

"Ke depan, Local Heroes akan terus menjadi penggerak program tanggung jawab sosial, sehingga semakin banyak daerah yang mampu membangun peradaban secara mandiri dan berdaya saing,” kata Dedy.

Pada kesempatan yang sama, Division Head of CSR MIND ID, Satya Nugraha, menegaskan bahwa pengembangan kapabilitas masyarakat lokal merupakan hal krusial bagi Grup MIND ID. 

“Dengan program tanggung jawab sosial yang kolaboratif, kami menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari profit, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya