Berita

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Usai Lawatan Beijing

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 16:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 9  September 2025.

Pertemuan itu digelar tak lama setelah Presiden menyelesaikan kunjungan kenegaraannya di Beijing Tiongkok pada Rabu malam, 3 September 2025.

Dalam ratas sore ini, tampak hadir Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.


Kemudian ada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid.

Selain itu, turut mengikuti ratas Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, sejumlah isu strategis tentang perekonomi nasional akan dibahas dengan Presiden. 

“(Membahas) Terkait dengan kondisi perekonomian,” ujar Airlangga.

Soal rencana pembangunan tanggul laut raksasa, Airlangga menjelaskan tahapannya masih berjalan. 

“Kan terbuka di beberapa fase, lagi disiapkan studinya. Dan fasenya juga,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani memilih irit bicara ketika ditanya soal hasil pembicaraan proyek giant sea wall di Beijing.

“Nanti ya, nanti aja pas sudah selesai,” kata Rosan singkat.

Namun, ia membenarkan minat sejumlah pengusaha nasional untuk terlibat dalam penerbitan Patriot Bond. 

“Semua ikut berpartisipasi kok,” ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya