Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Tiongkok Xi Jinping (Foto: Setpres RI)

Global

Presiden Prabowo Perkuat Hubungan Strategis dengan Tiongkok

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 12:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto berusaha memperkuat hubungan bilateral dengan Tiongkok melalui kunjungan kerjanya di Beijing pada Rabu, 3 September 2025. 

Lawatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan Indonesia dan Tiongkok, khususnya dalam kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif yang telah terjalin sejak 2013.

Dalam pertemuan bilateral dengan Xi, Prabowo menekankan arti penting hubungan strategis kedua negara, yang dinilai memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan.


“Bersama-sama, kita perlu intensifkan kerja sama saling menguntungkan dan wujudkan kerja sama ekonomi berkualitas tinggi untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan stabilitas di kawasan,” ujarnya, seperti dimuat dalam rilis Kementerian Luar Negeri RI, Kamis, 4 September 2025.

Selain menyoroti kerja sama ekonomi, Prabowo dan Xi juga menegaskan perlunya mewujudkan kolaborasi nyata di sektor-sektor prioritas yang telah disepakati kedua negara. Pembahasan mencakup bidang infrastruktur, perdagangan, investasi, serta ketahanan pangan dan energi.

Pertemuan tersebut turut membahas dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Presiden RI menegaskan bahwa prinsip multilateralisme harus dijalankan secara adil, inklusif, dan memberi manfaat bagi semua negara. 

Indonesia bersama Tiongkok juga berkomitmen menyuarakan aspirasi negara-negara Global South guna mewujudkan tatanan internasional yang lebih seimbang dan berkeadilan.

Sebelum pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menghadiri Peringatan 80 Tahun Berakhirnya Perang Tiongkok dan Perang Anti-Fasis Dunia di Beijing. Acara itu dihadiri oleh 25 kepala negara dan pemerintahan dari berbagai belahan dunia.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Beijing juga memiliki makna historis, karena bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok pada 2025.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya