Berita

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin. (Foto: Dok. MIND ID)

Bisnis

MIND ID Dukung Ketahanan Pangan dengan Hilirisasi Batu Bara untuk Pertanian

JUMAT, 22 AGUSTUS 2025 | 14:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID melalui anggota usahanya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), kembali menghadirkan bukti nyata dalam memberikan nilai tambah dari pengelolaan batu bara. 

Melalui hasil riset bersama Universitas Gadjah Mada (UGM), Grup MIND ID menghadirkan inovasi produk kalium humat yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian hingga 30 persen, sekaligus mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan nasional.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan bahwa inovasi ini adalah bukti nyata bagaimana sumber daya mineral Indonesia dapat diolah untuk berbagai kebutuhan dalam membangun peradaban, termasuk menjawab tantangan sektor pangan.


Melalui inovasi kalium humat ini, Grup MIND ID berkontribusi dalam meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia.

"Ini adalah wujud konkret kontribusi Grup MIND ID dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi bangsa. Hilirisasi batu bara ini dapat langsung memberi dampak positif pada kesejahteraan masyarakat termasuk petani,” ujar Maroef kepada wartawan di Jakarta, Jumat 22 Agustus 2025.

Adapun, produk kalium humat ini lahir dari hilirisasi batu bara kalori rendah dari IUP Peranap milik PTBA yang kemudian diolah menjadi pupuk hayati dan pembenah tanah. 

Kolaborasi riset dengan UGM yang telah berjalan sejak 2023 ini, melahirkan pilot project produksi kalium humat dengan kapasitas hingga 144 ton per tahun.

Maroef bersama Direksi Grup MIND ID pun menghadiri peluncuran pilot project kalium humat ini di Fakultas Teknik UGM, Kamis 21 Agustus 2025. Ini menjadi salah satu tonggak penting perjalanan Grup MIND ID dalam membangun hilirisasi produk tambang yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. 

Maroef melanjutkan, dengan peningkatan produksi maka upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dapat terwujud. 

Para petani pun mendapat kepastian pasokan pupuk dari dalam negeri dan ke depannya diharapkan dapat menikmati peningkatan pendapatan serta kesejahteraan hidup.

Grup MIND ID pun akan terus menciptakan nilai tambah dari sumber daya mineral Indonesia untuk membangun peradaban menuju masa depan Indonesia Emas 2045.

"Komitmen kami jelas, yakni hilirisasi harus membawa manfaat lebih luas bagi bangsa, sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam mendorong, penguatan industrialisasi, ketahanan energi, hingga mendukung swasembada pangan,” pungkas Maroef.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya