Berita

Logo Partai Golkar. (Foto: RMOL)

Politik

Trah Cendana Bisa Kembali Pimpin Golkar Jika Direstui Istana

MINGGU, 17 AGUSTUS 2025 | 07:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik dari Universitas Nasional, Andi Yusran, menilai posisi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, sangat bergantung pada dukungan istana.

Menurutnya, meski Golkar merupakan partai besar dengan akar kuat hingga ke pelosok negeri serta memiliki banyak figur tangguh, faktor istana membuat kursi ketua umum jatuh ke tangan Bahlil.

“Bahlil bukan sosok yang mengakar di Golkar. Ia tergolong elite pemula. Berakhirnya kekuasaan Jokowi juga akan berefek kepada keruntuhan posisi Bahlil,” kata Andi kepada RMOL, Minggu, 17 Agustus 2025.


Andi menambahkan, siapa pun yang bakal menduduki kursi ketua umum Golkar selanjutnya hampir dapat dipastikan adalah figur yang mendapat restu dari istana.

Kehadiran Bahlil telah mengusik para senior dan memicu gerakan politik untuk mencari pengganti. Maka tak heran jika belakang isu Munaslub Golkar mengemuka sebagai bentuk ketidakpuasan.

Lebih jauh, ia menyoroti rumor yang beredar bahwa Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut Soeharto maupun Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto berpeluang menggantikan Bahlil.

“Rumor itu bisa jadi kenyataan,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya