Berita

Yaqut Cholil Qoumas di KPK. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KORUPSI HAJI

Ponsel Yaqut Cholil Qoumas Disita

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 20:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi menyita barang bukti elektronik (BBE) saat menggeledah rumah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Condet, Jakarta Timur.

Penggeledahan dilakukan hari ini, Jumat, 15 Agustus 2025.

"Ya BBE itu kan macam-macam ya, salah satunya seperti handphone begitu," kata Jurubicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta sesaat lalu.


Selain barang bukti elektronik, katanya, tim penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen. 

Penyitaan dan penggeledahan rumah Yaqut dalam rangka penyidikan dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024.

Selain di kediaman Yaqut, di hari yang sama, tim penyidik KPK juga menggeledah rumah milik seorang ASN di Kementerian Agama di Depok, Jawa Barat. Dari sana, tim mengamankan satu unit mobil.

Dalam sepekan terakhir, KPK sudah melakukan penggeledahan di beberapa tempat seperti kantor Kementerian Agama dan salah satu kantor pihak swasta biro perjalanan haji.

KPK resmi mengumumkan perkara dugaan korupsi haji naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan pada Jumat, 8 Agustus 2025. Dugaan sementara korupsi menyebabkan kerugian negara Rp1 triliun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya