Berita

Pengundian 5 gram Logam Mulia sebanyak 500 keping dalam acara Brownis Trans TV, Selasa 12 Agustus 2025. (Foto: Dok. PAM Jaya)

Bisnis

PAM Jaya Berbagi Hadiah Emas Total 2,5 Kg

Khusus Pelanggan Baru
KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 03:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mendorong percepatan target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan pada 2029, PAM Jaya menggelar Undian Emas. Program ini berlaku untuk pelanggan sambungan baru periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024.

Tahun 2024 menjadi catatan tersendiri bagi PAM Jaya dengan pencapaian 46.196 sambungan rumah baru, tertinggi dalam 15 tahun terakhir. 

Dari jumlah tersebut, terdapat 27.987 pelanggan memenuhi kriteria sebagai peserta undian, yaitu pelanggan  kategori rumah tangga 2A1-2A4 dan usaha dalam rumah tangga 3D1-3D yang aktif tanpa tunggakan hingga proses pengundian.


Total 500 pemenang akan mendapatkan masing-masing 5 gram Logam Mulia, setara 2,5 kg emas secara keseluruhan. 

"Kami ingin  memberikan apresiasi kepada pelanggan baru sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Jakarta yang sehat, bersih, dan terlayani air minum  perpipaan secara merata," kata Direktur Strategy & Bisnis PAM Jaya Anugrah Esa melalui pesan elektronik yang diterima di Jakarta, Kamis 14 Agustus 2025.

Data pelanggan undian telah dikunci dan disegel oleh  Kementerian Sosial dan Dinas Sosial sebagai bentuk komitmen PAM Jaya terhadap  kejujuran dan transparansi kepada pelanggan.

Pengundian 5 gram Logam Mulia sebanyak 500 keping ini dilakukan pada Selasa 12  Agustus 2025 di acara Brownis Trans TV, disaksikan langsung oleh perwakilan  Kementerian Sosial, Dinas Sosial, Kepolisian dan Notaris.

Melalui kegiatan ini, PAM Jaya berharap dapat menumbuhkan dan meningkatkan  kesadaran akan pentingnya akses air berkualitas bagi warga Jakarta. 

PAM Jaya terus  memperkuat langkah menuju target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan pada  2029.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya