Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Investor Resah Tunggu Data Inflasi, Saham-saham AS Berguguran

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 08:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Wall Street jatuh di garis merah karena investor menunggu data inflasi Amerika Serikat (AS) menilai prospek suku bunga.

Investor memperkirakan perombakan terbaru di Federal Reserve dan tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja dapat mendorong bank sentral untuk mengadopsi kebijakan moneter yang dovish akhir tahun ini, yang memicu sebagian besar optimisme.
 
Laporan inflasi konsumen periode Juli akan dirilis hari ini dan investor mengantisipasi The Fed akan memangkas biaya pinjaman sekitar 60 basis poin hingga Desember, menurut data yang dikumpulkan LSEG .


Investor juga terus memantau perkembangan perdagangan AS-China. Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang memperpanjang jeda tarif Amerika yang lebih tinggi secara tajam atas impor China selama 90 hari lagi. 

Dow Jones Industrial Average ditutup jatuh 200,52 poin, atau 0,45 persen, menjadi 43.975,09.

S&P 500 merosot 16,00 poin, atau 0,25 persen, menjadi 6.373,45. Sementara  Nasdaq Composite Index menyusut 64,62 poin, atau 0,3 persen, menjadi 21.385,40. 

Saham Nvidia dan Advanced Micro Devices berfluktuasi sepanjang hari, masing-masing berakhir 0,35 persen dan 0,28 persen lebih rendah.

Di Nasdaq, jumlah saham yang melemah melebihi yang menguat dengan rasio 1,24 banding 1.

S&P 500 mencatat 15 harga tertinggi baru dalam 52 minggu dan 17 harga terendah baru, sementara Nasdaq Composite membukukan 73 harga tertinggi baru dan 121 harga terendah baru.

Volume perdagangan di bursa saham Wall Street relatif rendah, dengan 15,5 miliar lembar saham berpindah tangan, dibandingkan rata-rata 18,3 miliar lembar saham selama 20 sesi sebelumnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya