Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Saham Apple Melesat, Wall Street Ditutup Lebih Kuat

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 08:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir di zona hijau. Penguatan dipicu oleh laporan keuangan yang optimistis dari beberapa perusahaan serta kabar bahwa Apple akan mengumumkan komitmen manufaktur domestik.

Meskipun ketidakpastian seputar tarif memicu kegundahan, investor tampaknya optimistis terhadap prospek jangka pendek.

Hasil dari sekitar 400 perusahaan S&P 500 untuk musim laporan keuangan kuartal kedua telah dirilis. Sekitar 80 persen laporan keuangan melampaui ekspektasi analis. 


Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 81,38 poin, atau 0,18 persen, menjadi 44.193,12 pada penutupan perdagangan Rabu 6 Agustus 2025 atau Kamis pagi WIB. 

S&P 500 naik 45,87 poin, atau 0,73 persen, menjadi 6.345,06. Nasdaq Composite Index melesat 252,87 poin, atau 1,21 persen, menjadi 21.169,42. 

Saham Apple melambung 5,1 persen dan memberikan dorongan terbesar bagi ketiga indeks utama setelah seorang pejabat Gedung Putih mengatakan raksasa teknologi akan mengumumkan komitmen manufaktur domestik senilai 100 miliar Dolar AS.

Saham McDonald's melejit 3 persen setelah menu terjangkau restoran cepat saji tersebut mendorong penjualan global melampaui ekspektasi, sementara saham Arista Networks meroket 17,5 persen setelah perusahaan jaringan cloud itu memproyeksikan pendapatan kuartal berjalan di atas perkiraan.

Saham perusahaan chip, Advanced Micro Devices, dan produsen server Super Micro Computer, turun tajam setelah kedua emiten tersebut membukukan kinerja yang mengecewakan di segmen pusat data mereka. Advanced Micro anjlok 6,4 persen dan Super Micro ambles 18,3 persen.

Saham Walt Disney merosot 2,7 persen.

Jumlah saham yang naik melebihi yang turun dengan rasio 1,12 banding 1 di NYSE . Terdapat 166 titik tertinggi baru dan 76 titik terendah baru di NYSE.
Saham Apple melambung 5,10 persen. Saham Walmart dan Amazon juga menguat masing-masing 4,08 persen dan 4,03 persen.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya