Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno/Ist

Politik

Ajak Diaspora Dukung Program Prabowo, Eddy Soeparno: Juru Bicara Kemajuan Indonesia

SABTU, 02 AGUSTUS 2025 | 22:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Apresiasi diberikan Pimpinan MPR atas peran dan kiprah Diaspora Indonesia dalam memberikan kontribusi untuk bangsa. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menjadi nara sumber dalam rangkaian acara Kongres Diaspora Indonesia ke-8 yang dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Data menunjukkan, pada tahun 2022, diaspora Indonesia mengirimkan remitansi yang mencapai hampir 9,71 miliar Dolar AS. 


"Uang ini tidak hanya mengalir ke keluarga mereka, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membantu memberdayakan UMKM, dan membuka peluang kerja di daerah asal," ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Sabtu 2 Agustus 2025.

Eddy menyampaikan pentingnya meningkatkan potensi Diaspora Indonesia dalam upaya memperkuat ekonomi nasional sekaligus mendukung program-program Presiden Prabowo. 

"Dari sisi remitansi misalnya, Diaspora Indonesia memang tinggi namun jumlahnya masih di bawah India, China dan bahkan Filipina. Namun, masih ada kesempatan untuk terus berupaya optimal meningkatkan pendapatan dengan pengelolaan Diaspora Indonesia yang lebih baik ke depannya," imbuhnya.

Secara khusus, Wakil Ketua Umum PAN ini mengajak Diaspora menjadi juru bicara untuk program-program Presiden Prabowo dan juga menyampaikan visi Indonesia menjadi negara maju. 

"Seperti misalnya menjadi juru bicara bagi Pembangunan IKN di luar negeri, menepis segala persepsi negatif tentang pembangunan Ibu Kota Nusantara ini. Bahkan lebih jauh dari itu bisa juga menarik investasi dari luar untuk membangun IKN," lanjutnya. 

Dia juga mendorong kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan profesional diaspora dengan institusi di Indonesia akan mempercepat transfer teknologi dan inovasi. 

"Program kolaborasi riset antar-universitas, seminar internasional, dan beasiswa bagi peneliti diaspora untuk berkontribusi di Indonesia adalah beberapa inisiatif yang perlu dilakukan," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya