Berita

Kemlu RI/RMOL

Politik

Kemlu Respons Hasil Penyelidikan Polisi atas Kasus Wafatnya Arya Daru

RABU, 30 JULI 2025 | 21:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan sikap resmi terkait hasil penyelidikan Polda Metro Jaya atas wafatnya diplomat muda, Arya Daru Pangayunan (ADP), berusia 39 tahun, yang ditemukan meninggal di kamar indekosnya di Jakarta, awal Juli lalu.

Dalam keterangan tertulis pada Rabu, 30 Juli 2025, Kemlu menegaskan pihaknya mengikuti dengan saksama pernyataan resmi Polda Metro Jaya yang disampaikan pada Selasa, 29 Juli 2025. 

Dari penyelidikan selama hampir tiga pekan, polisi menyimpulkan tidak adanya tindak pidana dalam kasus tersebut.


“Kementerian Luar Negeri mengikuti dengan seksama informasi resmi dari Polda Metro Jaya (PMJ) yang disampaikan pada tanggal 29 Juli 2025, terkait hasil penyelidikan wafatnya saudara ADP,” bunyi pernyataan Kemlu.

Kemlu menyampaikan apresiasi atas upaya penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian bersama para ahli yang dilibatkan.

“Kami menghargai atensi serta berbagai masukan dari semua pihak terkait wafatnya saudara ADP,” lanjut Kemlu.

Sejak awal, Kemlu menyebut telah bekerja sama erat dengan keluarga, penyelidik kepolisian, dan pihak terkait lainnya demi memastikan pengungkapan kasus ini secara terang-benderang. Dukungan penuh juga diberikan dengan menyediakan akses informasi, fasilitasi alat bukti, hingga komunikasi dengan Komnas HAM.

Selain aspek hukum, Kemlu menekankan pendampingan moril bagi keluarga almarhum. Menlu RI Sugiono telah mengunjungi rumah duka di Yogyakarta untuk memberikan belasungkawa dan dukungan moril. 

Selain itu, Kemlu juga mengklaim telah memberikan layanan konseling psikologi bagi keluarga korban. 

"Kemlu akan terus mendampingi keluarga besar Alm dalam proses pengungkapan kasus ini secara empatik, terbuka dan objektif," tulis Kemlu. 

Kemlu mengenang Arya Daru sebagai sosok diplomat yang berdedikasi. Sehingga kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi kementerian.

“Almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah, rekan kerja yang berdedikasi, serta senior yang mengayomi. Kepergian almarhum juga memberikan dampak emosional terhadap rekan kerja dan keluarga besar Kemlu lainnya,” ungkap pihak Kemlu.

Di sisi lain, hasil penyelidikan Polda Metro Jaya menyebut bahwa penyebab kematian Arya Daru bukan karena tindak pidana. 

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa autopsi menemukan adanya pembengkakan pada kedua paru dan gangguan pertukaran oksigen di saluran pernapasan atas.

“Maka sebab kematian akibat pertukaran oksigen pada saluran pernafasan atas yang mengakibatkan lemas,” ujar Wira dalam konferensi pers, hari Selasa.

Penyelidikan juga diperkuat dengan hasil identifikasi sidik jari. Aipda Sigit Kusdiyanto dari Pusident Bareskrim Polri menyatakan, hanya sidik jari Arya yang ditemukan pada lakban di kepala korban. 

“Hasil identifikasi sidik jari bahwa di lakban yang diperoleh sidik jari saudara ADP,” tegasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya