Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Teror Bom Kembali Ancam Pesawat Saudi Airlines

SABTU, 21 JUNI 2025 | 15:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ancaman bom kembali terjadi pada pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SVA 5688 dengan rute Jeddah-Musticat-Surabaya yang mengangkut rombongan jemaah Haji asal Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Akibatnya, pesawat itu melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, mengonfirmasi kejadian itu dan penumpang segera dievakuasi.


"Pengecekan oleh team jibom Sat Brimob Polda Sumut," kata Whisnu saat dikonfirmasi.

Di kesempatan lain Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma I Nyoman Suadnyana menjelaskan kronologis pesawat yang mendapatkan ancaman bom pada 08.55 WIB.

"Sekitar pukul 08.55 WIB diperoleh informasi dari Airnav Kualanamu bahwa Pilot Saudi Arabia mendapatkan ancaman BOM," kata Marsma I Nyoman.

Dari ancaman itu, pilot langsung berkoordinasi dengan Airnav untuk mendarat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Selang 30 menit, pesawat Saudi Airlines kemudian mendarat di Bandara Internasional tersebut.

"Pukul 09.27 WIB pesawat Saudi Arabian Airlines landing di bandara Kualanamu dan untuk saat ini pesawat berposisi di taxiway A5," kata Marsma I Nyoman.

Pesawat sendiri tercatat membawa 376 penumpang dan 13 kru. Dari total penumpang, 196 orang merupakan laki-laki dan 180 lainnya perempuan.

"Saat ini seluruh penumpang sudah dievakuasi ke Terminal Bandara dan sudah dilakukan screening dalam keadaan aman. Dilanjutkan screening terhadap pesawat dan barang-barang penumpang," kata Marsma I Nyoman.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya