Berita

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Arief Wisnu Cahyono/RMOL

Politik

Wujudkan Swasembada Air, Perpamsi Usul Kementerian Khusus

SENIN, 09 JUNI 2025 | 23:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah didorong membentuk lembaga atau kementerian khusus yang fokus mengurus air minum masyarakat. 

Usulan tersebut disampaikan Ketua Umum Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Arief Wisnu Cahyono menanggapi target Presiden Prabowo Subianto yang ingin merealisasikan swasembada air.

“Urusan air minum sekarang itu ada banyak kementerian yang ikut di dalamnya,” kata Arief dalam konferensi pers di Cawang, Jakarta Timur, Senin, 9 Juni 2025.


Kementerian yang terlibat antara lain Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian Kesehatan.

Menurut Arief, kinerja perusahaan air minum swasta dan daerah masih terhambat karena tidaknya satu lembaga khusus untuk mengakomodir mereka. 

Kondisi ini membuat capaian program-program yang sedang dirancang belum optimal. Salah satunya, capaian layanan air pipa hingga 100 persen ke seluruh masyarakat Indonesia.

“Perlu ada undang-undang khusus juga yang mengatur soal ini juga,” tandasnya.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya