Berita

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan atau Aher/Dok PKS

Politik

Ahmad Heryawan Dinilai Tepat Isi Posisi Sekjen PKS

JUMAT, 06 JUNI 2025 | 00:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nama Ahmad Heryawan mengemuka jelang penentuan struktur Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sosok yang akrab disapa Aher ini dinilai layak mengisi posisi Sekjen PKS.

Sejauh ini, hasil Musyawarah I Majelis Syuro PKS 2025-2030 baru menetapkan Muhammad Sohibul Iman sebagai Ketua Majelis Syuro dan Al Muzzammil Yusuf sebagai presiden partai. Sedangkan struktur partai akan ditentukan oleh mereka.

"Menurut saya ada sosok yang cocok untuk mengisi jabatan Sekjen PKS, di antaranya Ahmad Heryawan," kata pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Yusa Djuyandi, saat dihubungi RMOLJabar, Kamis, 5 Juni 2025.


Yusa menjelaskan alasan kenapa Aher layak mengisi posisi tersebut. Karena mantan Gubernur Jabar dua periode itu memiliki pengalaman politik dan birokrasi. Bahkan, Aher pernah menjadi Anggota DPR RI.

"Kedua pengalaman itu akan bermanfaat bagi partai untuk menentukan strategi politik yang tepat dalam memahami permasalahan dan tantangan pemerintahan, serta bagaimana menyesuaikannya dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Soal chemistry, Yusa pun tak meragukan jika Aher terpilih di posisi tersebut. Mengingat antara Muzzammil dan Aher merupakan tokoh senior PKS yang sama-sama disegani oleh kader maupun tokoh politik nasional.

"Menurut saya Aher tidak hanya punya pengalaman di Jabar, tetapi juga di Jakarta. Beliau pernah menjadi anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta. Jadi saya kira pengalamannya sudah lengkap, sebagai anggota dewan dan juga gubernur. Sebelumnya Aher juga juga pernah menduduki posisi sebagai pelaksana tugas presiden partai selama Syaikhu bertarung dalam Pilgub Jabar," paparnya.

Sementara itu, pengamat politik dari Unjani, Arlan Siddha menilai, peluang Aher menjadi Sekjen PKS terbuka lebar. Terlebih suami anggota DPR RI Netty Prasetiyani itu memiliki track record cukup baik.

Arlan lantas mencontohkan ketika Pilgub Jabar 2008. Di mana Aher hanya diposisikan sebagai underdog. Namun takdir mengantarkannya menjadi orang nomor satu di Jabar. Begitu juga pada 2013.

"Ini sesuatu yang harus menjadi catatan atau digarisi, kemampuan itu tidak dimiliki semua orang dan Aher mampu di situ, dua kali berturut-turut menang di Jabar," kata Arlan.

Disinggung tingkat keterpilihan Aher di posisi Sekjen, Arlan menyebut, internal PKS sangat terbuka dan demokratis. Mereka dinilai akan memilih sosok yang seharusnya mengisi posisi itu.

"Situasi PKS yang hari ini dibutuhkan yakni sosok yang memiliki track record komunikasi politik yang baik. Aher secara chemistry tidak ada masalah atau catatan buruk. Aher dengan mudah dan bisa mengimplementasikan apa-apa yang menjadi keinginan Presiden PKS," tandasnya.

Berikut susunan Anggota Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS masa bakti 2025-2030 yang telah ditetapkan dalam Musyawarah I Majelis Syura PKS:

Ketua Majelis Syura: Mohamad Sohibul Iman

Wakil Ketua Majelis Syura:
Ahmad Syaikhu
Suharna Surapranata
Aunur Rafiq Shaleh Tamhid

Sekretaris Majelis Syura: Suswono

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP): Mulyanto

Presiden: Al Muzzammil Yusuf

Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP): Muslih Abdul Karim.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya