Berita

Sebanyak 11 orang pegawai KPK menerima penghargaan Satyalancana/RMOL

Politik

11 Pegawai KPK Terima Penghargaan Satyalancana

SENIN, 02 JUNI 2025 | 11:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 11 orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima penghargaan Satyalancana sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasinya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, penghargaan itu diberikan kepada 11 orang pegawai KPK dalam kegiatan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin 2 Juni 2025.

Upacara yang diikuti seluruh insan KPK itu dipimpin langsung Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.


"Semangat pemberantasan korupsi tentunya selaras dengan Pancasila sebagai pondasi falsafah bangsa Indonesia. Demikian halnya dalam mewujudkan tujuan nasional, pemberantasan korupsi merupakan salah satu prasyarat utamanya," kata Budi kepada wartawan.

Dalam upacara kali ini, kata Budi, sebanyak 11 insan KPK mendapatkan penghargaan Satyalancana, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasinya menjadi ASN.

"Apresiasi ini tentu menjadi pelecut semangat bagi KPK dalam kinerja pemberantasan korupsi ke depan, agar lebih berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia," terang Budi.

Para pihak yang menerima penghargaan, yakni Edi Suryanto meraih Satya Lancana Karya Satya 30 Tahun. Selanjutnya 4 orang menerima Satya Lancana Karya Satya 20 Tahun, yakni Asep Rahmat, Muhammar Ferdiansyah, Muhammad Ibnussoim, dan Dwi Sadana.

Kemudian pegawai yang menerima Satya Lancana Karya Satya 10 tahun, yakni Michael Londa Syafrimon, Lukman Hamdani, Muhammad Muslimin Ikbal, Ardan Fitra, Chrisna Adhitama Surya Nurgraha, dan Dian Estiarsih.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya