Berita

Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

PDIP Dinilai Tengah Sapu Bersih Warisan Jokowi

KAMIS, 29 MEI 2025 | 11:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengaruh Presiden ke-7 Joko Widodo yang diwariskan pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, diduga tengah disapa bersih oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Direktur Survei dan Polling Indonesia (Spin), Igor Dirgantara mengamati, dalam kurun waktu beberapa hari ke belakang PDIP melakukan sejumlah langkah untuk menyingkirkan pengaruh Jokowi.

Salah satunya, dia sebutkan, adalah melaporkan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi ke Bareskrim Polri, karena diduga tersangkut kasus judi online ketika masih menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika di era pemerintahan Jokowi.


"Pengaruh Jokowi inilah yang sedang di gerus oleh PDIP yang masih menjadi jawara di Pileg 2024-2029," ujar Igor saat dihubungi RMOL, pada Kamis, 29 Mei 2025.

Igor memandang, Jokowi masih punya pengaruh kuat di pemerintahan Prabowo. Sebab, terdapat sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih notabene merupakan orang dekat Jokowi.

"Saat ini yang punya power (kekuasaan) adalah presiden terpilih 2024-2029, yaitu Prabowo Subianto, sedangkan Jokowi cuma punya pengaruh sebagai mantan presiden," sambungnya menegaskan.

Di samping itu, Igor meyakini PDIP tak suka dengan cawe-cawe Jokowi di pemerintahan Presiden Prabowo, dengan menempatkan sejumlah orang dekatnya di pos kementerian tertentu.

Lebih dari itu, dia juga menduga PDIP punya dendam dengan Jokowi lantaran berkhianat pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu, sehingga manuver politik untuk menyingkirkan pengaruh Jokowi terus dilakukan.

"Karena Jokowi sekarang dianggap bukan lagi petugas partai tapi sebagai penghianat partai," tuturnya.

Oleh karena hal tersebut, Igor memperkirakan PDIP tengah membantu Presiden Prabowo untuk membersihkan warisan Jokowi yang memberikan dampak negatif.

"Ya ada nuansa bahwa PDIP saat ini menjadi antitesa bagi Jokowi, karena dianggap bisa membersihkan warisan Jokowi di kabinet Prabowo, terutama yang dianggap merugikan seperti Budi Arie yang di duga tersangkut kasus judol," demikian Igor menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya