Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi/RMOL

Politik

Mensesneg Bantah Hasan Nasbi Mundur Karena Isu Gaji Karyawan

JUMAT, 09 MEI 2025 | 15:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebutkan mundurnya Hasan Nasbi dari posisi strategis di Pusat Komando Operasi (PCO) terkait masalah belanja karyawan yang belum cair.

Saat dikonfirmasi oleh media, Mensesneg menegaskan bahwa pengunduran diri Hasan tidak ada hubungannya dengan isu tersebut.

“Enggak, enggak. Sama sekali tidak ada. Sama sekali tidak ada. Dan, apa tadi yang disampaikan itu, Alhamdulillah semua sudah selesai. Bahkan sebelum adanya surat pengunduran diri itu pun sudah terselesaikan. Jadi bukan, tidak ada kaitannya dengan masalah ini,” tegasnya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Jumat, 9 Mei 2025.


Menurut laporan yang beredar, situasi di PCO dalam beberapa bulan terakhir cukup menantang bagi Hasan. Ia bahkan disebut-sebut harus menalangi gaji puluhan staf PCO akibat belum cairnya anggaran negara hingga hari ini.

Selain itu, Hasan juga terus mendapat sorotan publik akibat sejumlah pernyataan kontroversialnya, yang membuatnya kerap menjadi sasaran kritik di media.

Dalam konferensi pers di kantor PCO di Gedung Kwarnas Pramuka, Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa, 6 Mei 2025, Hasan menjelaskan bahwa surat pengajuan pengunduran dirinya pada 21 April lalu dilakukan karena ada sesuatu yang tidak bisa ia tangani, bukan karena amarah ataupun alasan kekanakan lainnya.   

"Menurut saya gini teman-teman, kemarin itu ada hal-hal yang mungkin memang tidak bisa saya atasi sama sekali. Dan ini bukan kemarahan, bukan ngambek, bukan hard feeling itu enggak," ujarnya.

Hasan menolak memaparkan masalah yang tidak bisa ditanganinya hingga mengundurkan diri. Namun ia berkomitmen untuk memberikan yang terbaik setelah kembali menjabat sebagai Kepala PCO.

"Yang jelas ke depan tentu akan lebih baik lagi. enggak usah dijabarkan lah. Insya Allah ke depannya akan jauh lebih baik lagi," kata Hasan.

Ia mengungkap keputusannya kembali menjadi Kepala PCO merupakan bentuk loyalitasnya kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya kan loyal sama Presiden. Jadi tahu diri itu bukan sesuatu yang bertentangan dengan loyalitas kan. Tapi begitu diperintahkan untuk melanjutkan ya sudah kita sebagai bawahan beliau, sebagai anak bawahan beliau ya patuh untuk melanjutkannya," jelasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya