Berita

Pulau Satangnga, Kecamatan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan telah dialiri listrik PT PLN (Persero)/Ist

Nusantara

Listrik SuperSUN Hadir di Pulau Satangnga

Hidupkan Denyut Kehidupan Warga
JUMAT, 09 MEI 2025 | 13:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kini aliran listrik telah hadir di Pulau Satangnga, Kecamatan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Warga selama ini hanya mengandalkan genset yang hidup terbatas di malam hari. 

Lewat sentuhan PT PLN (Persero), sembilan fasilitas umum di Pulau Satangnga kini disinari energi bersih melalui pemasangan sembilan unit mikro Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terintegrasi dengan energy storage bernama SuperSUN. 

Ini merupakan solusi elektrifikasi karya anak bangsa yang menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan terang ke pelosok negeri, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).


Dengan akses melalui kapal selama 1,5 jam dari daratan Sulawesi bagian selatan, tantangan geografis tak menyurutkan semangat PLN. SuperSUN hadir memberi perubahan nyata, bukan hanya sekadar lampu yang menyala, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

“Alhamdulillah, seperti mimpi. Dulu, kalau mau salat atau anak-anak belajar malam hari, kami harus pastikan genset hidup dan BBM tersedia. Sekarang, kami bisa menikmati listrik 24 jam. Ekonomi, pendidikan, dan kehidupan kami akan jauh lebih baik," kata Camat Kepulauan Tanakeke, Muhammad Arif dalam keterangannya, Jumat 9 April 2025.

Tak hanya kenyamanan, kehadiran listrik juga membawa efisiensi. Jika sebelumnya Arif harus mengeluarkan Rp75 ribu per hari untuk genset yang menyala selama empat jam, kini cukup Rp5 ribu per hari untuk listrik bersih yang tersedia sepanjang waktu. Ia pun kini bisa menggunakan pompa air, kulkas, dan lampu belajar anak-anak tanpa waswas.

Apresiasi juga datang dari Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang turut hadir dalam penyalaan SuperSUN tersebut. 

“Kehadiran General Manager PLN di sini menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan listrik. Terima kasih PLN telah memperjuangkan SuperSUN untuk masyarakat kami. Ini bukan hanya tentang lampu menyala, tapi tentang semangat hidup yang kembali tumbuh," kata Mohammad Firdaus.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Komjen Mohammad Fadil Imran, yang menilai bantuan infrastruktur kelistrikan ini memperkuat fondasi sosial masyarakat.

"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat memperkuat aktivitas pendidikan ekonomi dan membangkitkan semangat nasionalisme di Tanakeke. Ini adalah bentuk nyata bahwa Tanakeke tidak sendiri. Negara ada, negara hadir dan selalu bersama rakyatnya," kata Fadil.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa kehadiran listrik yang bersumber dari energi bersih melalui program SuperSUN ini merupakan bagian dari misi besar PLN untuk menyediakan akses energi yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia. 

“Listrik bukan sekadar cahaya. Ia adalah jembatan menuju masa depan,” kata Darmawan.

Ia melanjutkan, langkah ini juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal negeri ini merasakan kehadiran negara, merasakan keadilan energi. SuperSUN adalah wujud dari teknologi terbarukan, karya anak bangsa, yang menghadirkan listrik bersih dan andal di tempat-tempat yang selama ini sulit dijangkau," kata Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, Edyansyah, menjelaskan bahwa SuperSUN menjadi simbol bahwa pembangunan tidak boleh berhenti hanya di kota-kota besar. 

Ia juga menekankan bahwa listrik telah mendorong aktivitas ekonomi baru, seperti usaha es, penyimpanan hasil laut, dan kenyamanan ibadah. 

“Cahaya di malam hari di Pulau Satangnga bukan sekadar penerangan, tapi simbol harapan dan masa depan yang berpijar. Kami berharap masyarakat ikut menjaga aset listrik ini agar dapat digunakan secara berkelanjutan,” kata Edyansyah.

SuperSUN merupakan inovasi berbasis PLTS rooftop yang dipadukan dengan Battery Energy Storage System (BESS) serta smart meter berkapasitas 450 VA, 900 VA, hingga 1300 VA di mana pemakaian listriknya dapat dipantau secara daring melalui smartphone. 

Hingga Mei 2025, sebanyak 1.181 unit SuperSUN telah terpasang dan membangkitkan ekonomi masyarakat di daerah 3T kepulauan Sulawesi Selatan.



Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya