Berita

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Dendy Zuhairil Finsa (ketiga dari kiri) saat menerima audiensi LBH PC GP Ansor Kabupaten Bogor/Ist

Nusantara

LBH GP Ansor:

Pelaku Pelecehan Seksual di Pesantren Harus Ditindak Tegas

JUMAT, 09 MEI 2025 | 00:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aparat Kepolisian harus menindak tegas pelaku dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pengasuh Pesantren di Kabupaten Bogor. 

"Jadi tidak usah ragu dan takut, LBH GP Ansor mendukung sepenuhnya untuk mengusut dan menindak pelaku kekerasan seksual pada perempuan dan anak," kata Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Dendy Zuhairil Finsa kepada wartawan, Kamis 8 Mei 2025.

Demi mendukung Polri, Dendy memerintahkan LBH PC GP Ansor Kabupaten Bogor untuk melakukan advokasi pembelaan terhadap korban-korban tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku-pelaku yang tidak bermartabat.


"Saya mendukung penuh pihak penegak hukum, dan perintahkan LBH PC GP Ansor Kabupaten Bogor untuk melindungi para korban, bela mereka dan pulihkan hak-hak korban, bekerja sama dengan stakeholder yang ada, baik itu dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), maupun pihak-pihak lain yang peduli terhadap masa depan anak, bagaimanapun anak-anak ini adalah penerus bangsa," tegas Dendy.

Sementara itu, Ketua LBH PC GP Ansor Kabupaten Bogor, Sanusi juga berkomitmen serta siap melakukan pendampingan hukum terhadap korban kekerasan seksual terhadap anak yang dialami oleh anak di kabupaten Bogor. 

"Saya meminta kepada semua pihak untuk bersinergi mengungkap kasus ini agar jelas sehingga status hukum yang ada menjadi terang benderang," kata Sanusi

Menyikapi dukungan ini, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor, Dede Siti Amanah menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih atas respons cepat yang dilakukan LBH GP Ansor.

"Saya yakin dengan kerja sama yang baik dari semua stakeholder akan memperkuat upaya penegakan hukum yang sedang berjalan," pungkas Dede.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya