Berita

Yuslih Ihza Mahendra/Ist

Bisnis

Kakak Menko Yusril Resmi Jabat Komisaris PT Timah

SENIN, 05 MEI 2025 | 10:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Susunan komisaris PT Timah Tbk (TINS) resmi dirombak dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat 2 Mei 2025.

Dalam RUPSLB, Yuslih Ihza Mahendra yang merupakan mantan Bupati Belitung Timur sekaligus kakak kandung Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imigrasi Yusril Ihza Mahendra, ditunjuk sebagai Komisaris Independen. 

Yuslih ditetapkan bersama tiga nama lain dalam jajaran Dewan Komisaris, yakni M Hita Tunggal, Rizani Usman, dan Eniya Listiani Dewi. 


Selain itu, RUPSLB juga menunjuk Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Rohman sebagai Komisaris Utama menggantikan M. Alfan Baharudin.

Tak hanya di level komisaris, restrukturisasi perusahaan juga menyentuh jajaran direksi. Kolonel Inf (Purn) Restu Widiyantoro ditetapkan sebagai Direktur Utama menggantikan Ahmad Dani Virsal. 

Sementara itu, Nur Adi Kuncoro dipercaya memegang posisi Direktur Operasi dan Produksi; Fina Eliani sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko; Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara sebagai Direktur Pengembangan Usaha; serta Andi Seto Gadhista Asapa mengisi kursi Direktur Sumber Daya Manusia.

"RUPSLB ini menyetujui perubahan pengurus pada jajaran Direksi dan Komisaris Perusahaan. Hal ini sebagai upaya penguatan tata kelola perusahaan dan transformasi bisnis perusahaan serta peningkatan kinerja korporasi," kata Corporate Secretary PT Timah Rendi Kurniawan dalam keterangan di Jakarta, dikutip Senin 5 Mei 2025.

Rendi menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi memperkuat kepemimpinan korporasi demi menjawab tantangan bisnis yang semakin kompleks, dan mendorong tercapainya target-target transformasi dan kinerja yang telah ditetapkan.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya