Berita

Bocoran cetakan iPhone 17/GSM Arena

Tekno

Pasar Ponsel Mandek, Samsung dan Apple Masih jadi Raja

KAMIS, 01 MEI 2025 | 13:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penjualan ponsel pintar di seluruh dunia pada kuartal pertama (Q1) 2025 hampir tidak mengalami pertumbuhan. Menurut laporan terbaru dari Canalys, total unit yang terjual hanya 296,9 juta, naik tipis 0,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pasar seperti China dan Amerika Serikat (AS) menunjukkan peningkatan, namun ini tertahan oleh perlambatan di India, Eropa, dan Timur Tengah. Di wilayah-wilayah ini, konsumen lebih berhati-hati dalam membeli ponsel.

"Permintaan di India, Amerika Latin, dan Timur Tengah mulai jenuh. Meskipun sebelumnya sempat tumbuh, kini orang-orang tampak enggan mengganti ponsel mereka," menurut data, dikutip dari GSM Arena, Kamis 1 Mei 2025.


Sementara itu, pasar Eropa mengalami kelebihan stok setelah lonjakan pengiriman di tahun 2024. Ini terjadi karena produsen mempersiapkan diri menghadapi aturan baru dari Uni Eropa yang mewajibkan ponsel lebih ramah lingkungan, mudah diperbaiki, dan mendapat dukungan software lebih lama. Aturan ini mulai berlaku akhir 2025.

Afrika justru mengalami pertumbuhan berkat aktivitas penjualan yang agresif dan ekspansi dari berbagai merek. Perusahaan seperti vivo dan Honor mencatat pertumbuhan dua digit di pasar luar negeri, bahkan Honor mencapai rekor tertingginya.

Di Amerika Serikat, situasinya unik. Banyak produsen, termasuk Apple, mempercepat pengiriman ponsel sebelum tarif baru diberlakukan. Hal ini menyebabkan harga rata-rata naik, terutama karena tarif ini lebih memberatkan model ponsel murah. Konsumen dan produsen pun sama-sama kesulitan.

Dari sisi pangsa pasar, Samsung masih memimpin dengan 20 persen, disusul Apple 19 persen—terbantu oleh penimbunan stok pada bulan Maret. Xiaomi ada di posisi ketiga dengan 14 persen, lalu vivo dan Oppo melengkapi lima besar.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya