Berita

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf/RMOL

Politik

Kemensos Tampung Kritik Usulan Soeharto Pahlawan Nasional

SENIN, 21 APRIL 2025 | 00:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Sosial bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) mengusulkan Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai calon Pahlawan Nasional pada 2025. 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan,bahwa pengusulan gelar Pahlawan Nasional bukanlah proses yang instan, melainkan melalui mekanisme panjang yang berawal dari masyarakat. 

"Kita sedang proses, tentu awalnya adalah masukan dari Gubernur. Gubernur mendapatkan masukan dari Bupati, Walikota, yang sebelumnya itu adalah masukan dari masyarakat lewat seminar dan lain sebagainya," ujar Mensos usai hadiri halal bihalal di rumah dinas Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, Jakarta Selatan, Minggu 20 April 2025.


Setelah melalui tahapan di tingkat daerah yang melibatkan sejarawan, tokoh masyarakat, dan berbagai narasumber, usulan itu diteruskan ke Kemensos untuk dikaji lebih dalam. 

Di kementerian, proses dilakukan oleh tim yang dibentuk Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial. Tim ini terdiri dari para akademisi, sejarawan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia.

"Setelah itu nanti kita matangkan, saya akan mendiskusikan, memfinalisasi, kami tanda tangani, langsung kita kirim ke dewan gelar," lanjut sosok yang akrab disapa Gus Ipul itu.

Terkait dinamika dan sejumlah penolakan terhadap usulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, Gus Ipul menyatakan bahwa pemerintah membuka diri terhadap masukan dari publik. 

"Usulan dari masyarakat juga kita ikuti, normatifnya juga kita lalui. Kalau kemudian ada kritik, ada saran, tentu kami dengarkan," pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya