Berita

Laksamana Madya (Laksdya) TNI Erwin S. Aldedharma/Ist

Politik

Terbuka Jalan Erwin S. Aldedharma untuk Duduk di Jabatan Panglima TNI

SABTU, 29 MARET 2025 | 16:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Terbuka peluang bagi Laksamana Madya (Laksdya) TNI Erwin S. Aldedharma untuk menjadi Panglima TNI. Terlebih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang akan memasuki masa pensiun pada Agustus 2025. 

Kesempatan tersebut, akan semakin terbuka apabila Erwin diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) menggantikan Laksamana TNI Muhammad Ali yang akan pensiun pada 9 April 2025.

Sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Laut saat ini, Erwin Aldedharma berada dalam posisi strategis untuk melanjutkan kepemimpinan di matra laut. Tradisi rotasi matra dalam pemilihan Panglima TNI juga menjadi faktor yang dapat memperkuat peluangnya. 


Jika mengikuti pola rotasi, setelah matra darat, giliran matra laut atau udara yang mendapat kesempatan memimpin TNI.

Pengamat Politik Adib Miftahul menilai sosok Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma layak sebagai salah satu kandidat potensial dengan rekam jejak, pengalaman strategis, dan kepemimpinannya di berbagai posisi penting.

“Erwin pernah menjabat sebagai Pangkoarmada I dan Pangkogabwilhan I. Tentunya Laksdya Erwin juga pernah memimpin operasi maritim di laut Natuna Utara yang rawan konflik,” kata Adib Miftahul kepada wartawan, Sabtu 29 Maret 2025.

Senada, Mantan KSAL era Megawati Soekarno Putri, Laksamana TNI (Purn) Kent Sondakh menilai Erwin sangat layak menduduki posisi KSAL. 

“Kalau pertanyaan apakah layak, maka jawabnya sangat layak. Laksdya Erwin pintar, moral bagus, jujur, low profile, santun, telah melewati jenjang jabatan dan karier yang sempurna,” ujar Kent.

Diketahui, Laksdya Erwin S. Aldedharma lahir pada 5 Mei 1970 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1991. 

Sepanjang kariernya, ia telah menempati berbagai posisi strategis di TNI AL, termasuk sebagai Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya