Berita

Iluistrasi/Net

Bisnis

Permintaan Safe Haven Melonjak, Harga Emas Capai Rekor Tertinggi

SABTU, 29 MARET 2025 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melonjak ke rekor tertinggi baru pada pedagangan Jumat 28 Maret 2025 didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global

Dikutip dari Reuters, emas spot naik 0,6 persen menjadi 3.074,43 Dolar AS per ons setelah sebelumnya menyentuh rekor ke-18 tahun ini di level 3.086,70 Dolar AS. 

"Kenaikan didorong permintaan safe haven yang meningkat seiring eskalasi kekhawatiran atas tarif, perdagangan, dan ketidakpastian geopolitik," jelas Peter Grant, Wakil Presiden dan Strategis Logam Senior di Zaner Metals.


Sebagai aset lindung nilai terhadap ketidakstabilan ekonomi dan politik, emas cenderung menguat dalam lingkungan suku bunga rendah.

Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS naik 0,4 persen pada Februari, sedikit di atas ekspektasi analis sebesar 0,3 persen.

"Data ini tidak akan banyak mengubah ekspektasi pemotongan suku bunga Fed karena hanya sedikit lebih panas dari perkiraan," tambah Grant.

The Fed telah mempertahankan suku bunga tetap sejauh ini tahun 2025 setelah tiga kali pemotongan di 2024, tetapi mengisyaratkan potensi penurunan 50 basis points pada paruh kedua tahun ini. 

Pasar saat ini memprediksi pemotongan 63 bps oleh Fed hingga akhir tahun, dimulai Juli mendatang.

Pasar kini bersiap menghadapi rencana tarif timbal balik Trump yang akan diumumkan 2 April. Kebijakan Trump dinilai inflasioner, berisiko menghambat pertumbuhan ekonomi dan memicu ketegangan perdagangan.

Perak spot turun 1,4 persen ke 33,93 Dolar AS per ons. Platinum melemah 0,7 persen ke 979,10 Dolar AS. Paladium merosot 0,3 persen ke 972,13 Dolar AS.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya