Berita

Perbaikan bantalan rel kereta api akibat longsor di wilayah Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat malam 28 Maret 2025/RMOLJabar

Presisi

Bantalan Rel di Manonjaya Longsor, Perjalanan Kereta Api Mudik Jalur Selatan Terganggu

SABTU, 29 MARET 2025 | 01:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat siang hingga sore, 28 Maret 2025, menyebabkan tanah longsor di bantalan rel kereta api di kawasan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Akibatnya, perjalanan kereta api mudik Lebaran 2025 di jalur selatan terhenti sementara.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut longsor terjadi saat hujan lebat mengguyur Manonjaya.


"Ya, kebetulan curah hujan memang cukup deras, khususnya di wilayah Manonjaya, sehingga tanah yang berada di rel kereta api longsor," ujar Moh Faruk Rozi kepada wartawan, dikutip RMOLJabar, Jumat malam, 28 Maret 2025.

Menanggapi kejadian ini, PT KAI langsung bergerak cepat dengan menerjunkan tim perbaikan ke lokasi.

"Kedalaman longsoran diperkirakan mencapai 30 meter. Kami memberikan apresiasi kepada PT KAI yang langsung menerjunkan personel untuk melakukan perbaikan," tambah Kapolres.

Pihak kepolisian berharap proses perbaikan dapat berjalan cepat agar perjalanan kereta api tidak mengalami keterlambatan yang signifikan.

"Saya berharap tidak ada keterlambatan yang signifikan," tuturnya.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, mengonfirmasi bahwa perjalanan kereta api dihentikan sementara akibat tanah longsor di petak rel antara Manonjaya dan Ciamis.

"Keputusan ini diambil demi keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan," ujar Kuswardoyo melalui keterangan tertulisnya.

"Tim dari Daop 2 Bandung sudah diterjunkan ke lokasi untuk memeriksa dan memperbaiki jalur agar proses normalisasi layanan dapat segera dilakukan," imbuhnya.

Sejumlah perjalanan kereta api pun terpaksa terhenti, termasuk Kereta Api Pangandaran yang diberhentikan di Stasiun Manonjaya dan Kereta Api Serayu yang diberhentikan di Stasiun Tasikmalaya.

Sebagai langkah alternatif, PT KAI menyediakan layanan bus bagi penumpang Kereta Api Pangandaran agar tetap bisa melanjutkan perjalanan.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini," tutup Kuswardoyo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya