Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno saat menerima audiensi dari Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) dipimpin oleh mantan Wakil Ketua KPK Mas Achmad Santosa/Ist

Politik

Temui Eddy Soeparno, Ocean Justice Usul Diterapkan Konstitusi Pro Lingkungan

KAMIS, 27 MARET 2025 | 22:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penerapan Enviromental Constitutionalism atau aturan konstitusi yang pro terhadap lingkungan menjadi hal mendesak untuk segera diimplementasikan.

Hal tersebut menjadi topik yang dibahas Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno saat menerima audiensi dari Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) dipimpin oleh mantan Wakil Ketua KPK Mas Achmad Santosa. 

Santosa menyampaikan, dia sudah lama memperhatikan dan mengikuti gagasan Eddy Soeparno yang sangat fokus pada lingkungan hidup.


"Karena itu kami menyampaikan urgensi penerapan Ecological Constitutionalism harapannya agar isu-isu lingkungan hidup menjadi prioritas dalam kebijakan," kata Santosa dalam keterangannya, Kamis 27 Maret 2025.

Dua menyampaikan saat ini dibutuhkan langkah-langkah perbaikan paradigmatik di sektor ekonomi, pemerintahan dan penegakan hukum dalam kaitannya dengan isu lingkungan hidup. 

Merespons aspirasi IOJI, Eddy Soeparno menegaskan bahwa setiap cabang kekuasaan baik eksekutif, yudikatif maupun legislatif memiliki peran penting dalam upaya menjaga dan merawat lingkungan hidup. 

“Dalam konteks isu lingkungan hidup, maka kami sebagai Pimpinan MPR menjalankan amanat konstitusi Pasal 28H ayat 1 tentang hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang sehat dan layak,” tuturnya. 

Mengenai aspirasi dan usulan terkait environmental constitution, Waketum PAN ini menyampaikan komitmennya untuk terus mengkaji lebih jauh dan meneruskan pembahasannya bersama dengan Pimpinan MPR lain. 

“Prinsipnya adalah selama berkaitan dengan kebaikan masyarakat dan memenuhi lingkungan hidup yang sehat untuk masyarakat, maka regulasi atau undang-undang itu menjadi relevan dan penting,” tuturnya.

“Karena itu usulan environmental constitution atau amandemen konstitusi yang pro lingkungan hidup ini akan kami kaji lebih lanjut dan tingkatkan pembahasannya bersama Pimpinan MPR lainnnya,” demikian Eddy.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya