Berita

Audiensi Indonesia Maritime Security Initiative (Indomasive) ke Kantor KPU, Jakarta beberapa waktu lalu/Ist

Politik

KPU dan Indomasive Bidik Penguatan Partisipasi Pemilih Masyarakat Pesisir

RABU, 26 MARET 2025 | 06:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Indonesia Maritime Security Initiative (Indomasive) menggelar audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membahas kerja sama dalam meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan masyarakat pesisir.

Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara kedua pihak untuk memastikan bahwa kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap informasi pemilu dapat lebih teredukasi dan berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Eksekutif Indomasive, Faujan Aminullah menjelaskan bahwa masyarakat pesisir menghadapi berbagai tantangan yang menghambat partisipasi mereka dalam pemilu.


Selain faktor geografis yang membuat akses terhadap informasi pemilu menjadi lebih sulit, keterbatasan infrastruktur komunikasi dan rendahnya literasi politik juga menjadi kendala utama.

Menurutnya, banyak warga di wilayah pesisir yang belum sepenuhnya memahami hak dan kewajiban mereka sebagai pemilih, serta kurang mendapatkan informasi yang cukup mengenai proses pemilu.

"Kami melihat masih ada kesenjangan besar dalam hal akses informasi pemilu bagi masyarakat pesisir. Tidak semua warga memiliki kesempatan untuk mendapatkan sosialisasi yang memadai tentang pentingnya suara mereka dalam pemilu. Oleh karena itu, Indomasive ingin berperan aktif dalam membantu KPU menjangkau kelompok masyarakat ini dengan strategi yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan," ujar Faujan dalam keterangannya, Rabu, 26 Maret 2025.

Sementara itu, perwakilan KPU, Kadar Setiawan, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Indomasive. Ia menyampaikan bahwa KPU memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan inklusivitas dalam pemilu, termasuk dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan yang memiliki jaringan luas di komunitas tertentu.

Menurutnya, kerja sama dengan Indomasive menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa masyarakat pesisir tidak lagi tertinggal dalam hal edukasi politik.

"Kami sangat menghargai upaya Indomasive dalam mengajak KPU untuk berkolaborasi dalam meningkatkan partisipasi pemilih di daerah pesisir. Kami sadar bahwa tantangan dalam menyelenggarakan pemilu yang inklusif sangat besar, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan akses terbatas. Oleh karena itu, sinergi dengan pihak-pihak seperti Indomasive," ujar Kadar Setiawan.

Dalam audiensi ini, kedua pihak juga mendiskusikan berbagai wacana program strategis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas sosialisasi pemilu bagi masyarakat pesisir. KPU juga menyambut baik gagasan Indomasive untuk melibatkan komunitas nelayan di lingkungan mereka masing-masing.

Menurut Parwakilan KPU, Yuliana Nina, pendekatan berbasis komunitas ini diyakini lebih efektif dalam membangun kesadaran politik di kalangan masyarakat pesisir, karena informasi yang disampaikan oleh tokoh-tokoh yang mereka kenal dan percayai akan lebih mudah diterima dan dipahami.

Sebagai tindak lanjut dari audiensi ini, KPU mendorong Indomasive untuk merancang surat kerja sama beserta rencana program pemilu yang lebih konkret dan sesuai dengan kondisi masyarakat pesisir. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih yang Pilkada yang lebih rendah dibanding Pemilu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya