Berita

Kegiatan bertajuk 'Ayo Berbagi dan Peduli' yang digelar PKS kepada yatim-piatu dan duafa/Ist

Politik

Berbagi ke Yatim-Piatu dan Duafa

Majelis Syuro PKS: Kesetiakawanan Solusi Permasalahan Bangsa

SABTU, 22 MARET 2025 | 18:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Berbagi kebahagiaan dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kepada ratusan anak yatim, piatu, dan duafa dengan berbelanja baju lebaran gratis di salah satu tempat perbelanjaan pakaian muslim di Margonda Depok, Jawa Barat, Sabtu, 22 Maret 2025.

Jajaran pimpinan PKS hadir dalam acara tersebut, mulai dari Ketua Majelis Syuro, Salim Segaf Aljufri; Presiden PKS, Ahmad Syaikhu; Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini; dan lain-lain.

"Berbagi dan peduli adalah amalan paling dicintai Allah dan mendatangkan keberkahan untuk bangsa Indonesia. Apalagi berbagi dengan anak-anak yatim, piatu, dan duafa. Kata Nabi SAW, jika kita mencintai dan menafkahi anak yatim, kita akan ada di surga bersama mereka," ujar Salim Segaf.


Tidak hanya bagi partai politik, PKS juga berharap negara semakin memperhatikan anak yatim, piatu, dan para duafa.

Mereka yang secara ekonomi lemah harus mendapat keberpihakan kebijakan, mendapat bantuan, hingga program-program pemberdayaan sehingga dapat mandiri dan menjadi orang-orang sukses.

"Melalui syiar 'Ayo Berbagi dan Peduli', PKS ingin mengajak segenap pemimpin dan masyarakat luas menumbuhkan dan mengokohkan semangat kesetiakawanan sosial sebagai solusi permasalahan bangsa," jelasnya.

Salim Segaf kembali menegaskan, bangsa Indonesia akan maju jika semua pihak saling bergandengan tangan dan bersatu dalam kebaikan.

"Dengannya bangsa ini bisa mengentaskan kemiskinan, mewujudkan pemerataan dan keadilan serta memajukan Indonesia dengan pembangunan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya