Berita

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo/Net

Bisnis

BI: Kredit Perbankan Tumbuh 10,30 Persen pada Februari 2025

KAMIS, 20 MARET 2025 | 13:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) melaporkan kredit perbankan tumbuh sebesar 10,30 persen secara tahunan (yoy) pada Februari 2025. Angka tersebut naik tipis dibandingkan pertumbuhan kredit Januari 2025 sebesar 10,27 persen yoy.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan penawaran dan permintaan.

"Dari sisi penawaran, pertumbuhan kredit ditopang oleh realokasi alat likuid ke kredit oleh perbankan yang masih berlanjut, dukungan pendanaan dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang masih terjaga, serta ketersediaan likuiditas yang tetap baik sejalan dengan implementasi penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas (KLM)," kata Perry dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu 19 Maret 2025.


Sementara itu, dari sisi permintaan, Perry mengatakan pertumbuhan kredit didukung oleh kinerja penjualan korporasi yang masih tumbuh positif.

Adapun berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan pertumbuhan kredit investasi tumbuh 14,62 persen yoy, kredit modal kerja naik 7,66 persen yoy, dan kredit konsumsi tumbuh 10,31 persen yoy.

Selain itu pembiayaan syariah juga tumbuh sebesar 9,15 persen yoy, sementara kredit UMKM tumbuh 2,51 persen yoy.

Selain itu, pembiayaan syariah juga ikut tumbuh sebesar 9,71 persen (yoy), sementara kredit UMKM tumbuh 2,88 persen (yoy). 

“Ke depan, Bank Indonesia akan turut mendorong pertumbuhan kredit melalui berbagai kebijakan makroprudensial yang akomodatif sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Perry.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya