Berita

Ilustrasi balapan Formula E/Istimewa

Olahraga

Penggemar Formula E di Indonesia Diakui Terbaik di Dunia

RABU, 19 MARET 2025 | 15:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penggemar Formula E di Indonesia boleh berbangga. Pasalnya, fans ajang balapan mobil listrik itu dinilai sebagai yang terbaik di dunia.

Hal ini disampaikan langsung Project Director Formula E Operations (FEO), Gemma Roura, yang mengungkapkan alasan yang bikin Formula E Jakarta berbeda dari negara lain.

"Hal yang paling spesial adalah penggemar. Maksud saya fans di Indonesia itu terbaik di dunia," puji Gemma di Jakarta, dikutip Rabu 19 Maret 2025.


Di sisi lain, Jakarta juga memberi tantangan besar untuk ditaklukkan para pembalap. Yaitu cuaca panas.

"Tantangan terbesar di sini adalah cuaca, khususnya buat pembalap, itu sangat panas," ungkapnya.

Gemma menambahkan, pihaknya lalu membuat kolam renang kecil dengan air yang sangat dingin. 

"Setiap akhir sesi, balapan, (pembalap) tidak berenang, tapi seperti bak mandi, dan mereka masuk untuk mendinginkan badan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Gemma pun membuka peluang balapan di Jakarta digelar pada malam hari.

"Tapi siapa tahu ke depan kita bakal bisa balapan malam hari. Ini akan keren sepertinya," pungkasnya.

FIA Formula E pernah merilis data yang menyebutkan bahwa balapan Jakarta pada Juni 2022, merupakan balapan Formula E pertama di Asia sejak 2019. Pun jadi balapan domestik yang paling banyak ditonton dalam sejarah 100 balapan kejuaraan (Formula E), dengan jumlah penonton kumulatif 27,6 juta di Indonesia. Setahun berikutnya tumbuh menjadi 27 juta penggemar.

Jakarta akan menjadi tuan rumah pada seri ke-13 untuk Formula E musim 11 tahun 2024-2025. Balapan mobil formula bertenaga listrik itu akan digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara, pada 21 Juni 2025.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya