Berita

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Edy Wuryanto (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Legislator PDIP Usul Sritex Diambil Alih BUMN

RABU, 05 MARET 2025 | 00:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

DPR mengusulkan kepada pemerintah agar mengambil alih PT. Sri Rejeki Isman (Tbk), untuk mencegah banyaknya pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Edy Wuryanto, dalam audiensi perwakilan pekerja Sritex, di Gedung Kura-kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 4 Maret 2025.

Dia mulanya mengungkapkan pandangannya terkait upaya pemerintah menghentikan PHK ribuan karyawan Sritex. 


"Karena itu saya menyambut positif pemerintah yang ingin membantu mencarikan investor baru, itu good," ujar Edy. 

Kader banteng itu menilai langkah pemerintah sangat tepat untuk kesejahteraan para pekerja pabrik tekstil dan garmen tersebut, bahkan terhadap perekonomian dalam negeri. 

"Syukur-syukur kalau usulan saya dianggap Sritex berdampak pada perekonomian nasional, kan kemarin diundang juga Pak Erick Thohir, ada Menaker, Presiden mengundang Erick Thohir untuk apa? Kalau Menaker jelas urusan hak pekerja," tutur Edy.

"Tapi kalau BUMN hubungannya apa dengan ini? Barangkali negara mau investasi, boleh. Mengapa tidak, kalau Sritex memiliki dampak ekonomi yang tinggi?" lanjutnya.

Oleh karena itu, Edy mendorong pemerintah agar memperjelas upaya penyelamatan nasib ribuan karyawan Sritex, dengan memastikan operasional perusahaan garmen itu tetap berjalan alias tidak jadi bangkrut. 

"Kalau memang ini positif untuk investasi, mengapa negara tidak masuk dan membantu menyelamatkan Sritex?" demikian Edy menambahkan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya