Berita

Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) Tbk Iwan Kurniawan Lukminto saat memeluk karyawan/Ist

Bisnis

Daftar Pabrik Gulung Tikar di 2025, Lebih dari 10.000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

SENIN, 03 MARET 2025 | 16:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

  Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal menyambut awal tahun 2025, imbas penutupan pabrik di berbagai sektor industri di Indonesia,

Ribuan pekerja terpaksa kehilangan pekerjaan karena sejumlah pabrik memilih untuk menghentikan operasionalnya akibat berbagai faktor, mulai dari tekanan ekonomi global, penurunan permintaan pasar, hingga meningkatnya biaya produksi.

Beberapa perusahaan terpaksa melakukan PHK untuk mengurangi beban operasional, sementara yang lainnya memilih untuk mengalihkan produksinya ke luar negeri.


Berikut daftar pabrik yang tutup di Indonesia pada 2025:

1. Sritex

Salah satu produsen tekstil terbesar di Indonesia,  PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menghadapi kesulitan finansial dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan yang dikenal sebagai pemasok seragam militer ini akhirnya harus menutup pabriknya, berdampak pada lebih dari 10 ribu tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan.

2. Yamaha


Tak hanya industri tekstil, sektor manufaktur juga mengalami pukulan berat. Dua pabrik piano Yamaha di Indonesia akan tutup tahun ini. Penutupan pabrik itu terjadi akibat penurunan permintaan pasar sehingga produksi dipindahkan ke pabrik Yamaha di China dan Jepang. Kondisi ini mengancam 1.000 karyawan di dalam negeri terkena PHK.

Pabrik PT Yamaha Music Product Asia di MM2100, Bekasi, akan tutup pada Maret 2025, mempekerjakan 400 orang, sementara PT Yamaha Indonesia di Pulo Gadung, Jakarta, yang memiliki 700 karyawan, akan berhenti beroperasi pada Desember 2025.

3. Sanken


Pabrik yang bergerak di bidang produksi peralatan listrik industri, seperti Switch Mode Power Supply (SMPS) dan transformer yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat juga mengalami nasib serupa.

Pabrik ini akan berhenti beroperasi pada Juni 2025, imbas anjloknya produksi dengan tingkat utilitas hanya mencapai 14 persen pada 2024.

Menanggapi gelombang penutupan pabrik ini, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memastikan proses pemutusan hubungan kerja (PHK) dilakukan sesuai aturan. 

"Kami tetap berharap PHK adalah langkah terakhir. Saat ini, kami masih berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan hak pekerja tetap terlindungi," ujarnya  usai menggelar rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Senin, 3 Maret 2025.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya