Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi/Ist

Nusantara

Pramono Bareng Menhub Godok Mudik hingga WFA

SENIN, 03 MARET 2025 | 14:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin 3 Maret 2025.

Dalam pertemuan ini, Pramono memberi dukungan penuh kepada Pemerintah Pusat untuk melaksanakan progam mudik Lebaran, termasuk rencana penerapan Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja yang sedianya diterapkan mulai 24 Maret 2025.

Menurutnya, rencana penerapan WFA akan memberikan pilihan waktu mudik bagi warga Jakarta secara lebih leluasa sekaligus mengantisipasi penumpukan penumpang atau kendaraan saat mudik Lebaran.


“Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya. Dengan demikian, warga Jakarta yang akan mudik Lebaran mempunyai pilihan waktu yang cukup banyak untuk pulang ke kampung halaman,” kata Pramono.

Pemprov DKI Jakarta sendiri menyiapkan program mudik gratis bagi warga Jakarta dengan mengerahkan 520 bus. Program ini berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Pramono juga mengatakan Jakarta masih menjadi daya tarik tersendiri bagi pendatang baru untuk mencari lapangan kerja. Agar tidak menjadi persoalan, hal ini pun diantisipasi sejak awal.

"Jakarta di bawah kepemimpinan saya, pasti terbuka dan lebih ramah, tetapi juga dengan ketegasan. Kami akan merumuskan strategi penanganan pendatang baru ini,” kata Pramono.

Sementara itu, Menhub Dudy mengatakan, pertemuannya dengan Gubernur DKI Jakarta ini, selain bersilaturahmi, juga berkoordinasi terkait masalah transportasi publik dan persiapan angkutan Lebaran tahun 2025.

“Jakarta merupakan daerah asal para pemudik yang cukup besar. Sehingga, harapan kami, apabila melakukan sinergi dan kolaborasi dengan Pemprov DKI, maka penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun 2025 bisa berjalan dengan baik,” kata Menhub.



Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya